Minggu, 25 Agustus 2013

Apa yang kita kerjakan, Allah tahu..

Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; niscaya Allah mengetahuinya.. {QS2:197}

"Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; melihatnya, mencatatnya, memujinya, melipatkan, & membalasnya; sempurna.

"Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; meski tersembunyi, walau rahasia; meski tak diakui, walau dirasa tiada.


"Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; kecil ataupun besar; sedikit maupun banyak; sesekali, jugapun berulang.

"Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; siang ataupun malam, pagi maupun petang, dalam terik, dingin, & hujan.

Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; dengan itu Dia kurniakan mudah bagi yang sulit, lapang bagi yang sempit.

Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; menggugur dosa, menutup aib, menaikkan derajat, memudahkan jalan surga.

"Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; pujian, terima kasih, & balasan yang di langit cukuplah jadi pembahagia.

"Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; raihlah lezatnya ikhlas; merahasiakan 'amal seakan menyembunyikan dosa.

"Apapun yang kalian kerjakan berupa kebaikan; Allah mengetahuinya"; jaminan dariNya, agar kita terus berkeshalihan walau dunia menutup mata.



-Ustad Salim A Fillah-

Rabu, 21 Agustus 2013

Investasi ku, masa depan ku..

Berkah ramadhan dan lebaran, bisa reunian, silahturahim, ketemu temen-temen lama, ada yang baru lulus, ada yang belum lulus, ada yang udah sukses jadi pegawai muda diberbagai instansi,..ada juga yang udah menikah dan gendong baby..

Banyak cerita, Menarik dan banyak yang bisa diamati, lalu mengambil pelajaran darinya...mau dibahas ne salah satunya..

Melihat fenomena teman-teman yang sudah sukses jadi pekerja muda, punya penghasilan cukup besar untuk diri sendiri, belum banyak tanggung jawab untuk menafkahi, mendorong mereka "kebanyakan" punya high lifestyle, nongkrong ditempat-tempat asyik menghabiskan 50rb-150rb cuma untuk ngopi dan cemilan (waktu dengar ceritanya cuma bisa mbatin dalam hati "Astagfirullah,buat saya itu sih banyak banget untuk urusan sekali nongkrong, bisa buat beli baju atau buku bisa dapet 2 tuh...)

Gak ketinggalan ritual berangkat ngemall dan nonton hampir setiap hari, belum lagi gadget yang dipunyai, Handphonenya langsung pada ganti semua sama BB, kadang gak cukup satu, ada juga yang punya android, plus gak ketinggalan tabnya, kebayang kan berapa pulsa yang harus dikeluarkan untuk menghidupi semua gadget tersebut..

hemmm..gayanya eksmud banget deh.."kelihatan" udah financial freedom banget...

Loh Koq  cuma "kelihatan"?

iya, cuma kelihatan. Soalnya... ternyata ...gak semua dari mereka bener-bener financial freedom loh...cerita lebih lanjut, gak banyak dari mereka punya tabungan khusus atau punya produk inventasi, bahkan sebagian cerita kalo masih aja mengalami tekanan keuangan di setiap menjelang akhir bulan..kebanyakan masih belum merasakan keamanan finansial, sehingga masih jauh dari tujuan-tujuan seperti punya rumah impian, menikah, dll...

saya sendiri secara posisi finansial masih jauh dari mereka, masih setia jadi pencari rizki barokah dari Allah, mencari yang sesuai dan sejalan dengan passion, entah mengajar,bantuin orang penelitian atau bisnis dirumah kecil-kecilan.

tapi apa benar, keamanan finansial cuma bisa dicapai kalau kita punya kuantitas uang tertentu, semakin banyak uang yang dihasilkan semakin aman?

ternyata gak juga loh..lihat saja sebagian teman-teman saya yang tadi, bisa keluar 100rb cuma buat sekali jajan, atau keluar jutaan untuk beli gadget terbaru, baju dan sepatunya gak ada yang harganya dibawa 200rb, tapi ternyata belum merasa aman secara finansial dan belum merasa cukup juga...

jadi benerkan keberkahan itu bukan masalah kuantitas tapi kualitas...

kata para independent financial planner, yang saya selalu ikutin ilmu-ilmunya, mengatakan bahwa, perencanaan keuangan bisa dimulai dari posisi keuangan berapapun..banyak pilihan investasi yang bisa kita ambil untuk merencanakan masa depan walaupun belum punya sumber pendapatan tetap dan belum besar sumbernya..

saya sendiri,walaupun sumber pendapatannya gak besar, sudah mencoba untuk mengatur keuangan, nyoba-nyoba investasi sesuai dengan posisi keuangan sekarang. Walaupun masih tergolong rencana keuangan yang semrawut paling tidak sudah ada kesadaran bahwa masa depan yang baik akan terwujud dengan rencana yang baik pula, dimulai dari rencana kecil namun benar-benar dilaksanakan.

Salah satunya adalah investasi di logam mulia,kalo kata orang betawi investasi emas kagak ada matinye..
banyak pilihan, entah beli langsung, lewat cicilan produk KLM di bank, pengggadaian, gerai dinar, dll. Banyak pilihan, masing-masing ada keuntungan dan kelebihan, tergantung preferensi kita masing-masing..

Saya dengan uang yang tidak terlalu banyak, saya sudah bisa memiliki logam mulia, saya memilih yang membeli langsung..awalnya hanya agar uang yang sedikit itu tidak gampang habis, dan terkikis inflasi jika cuma ditabung..akhirnya mencoba inves emas, datang sendiri ke kantor Antam Surabaya di kompleks kantor pos kebon rojo Surabaya. 

Naik angkot 2 kali dari Sidoarjo, sampai sana ambil no antrian, untungnya datang pagi, jadi bisa dilayani langsung diawal..layanannya cepet, apalagi saya beli emasnya gram kecil, jadi bisa langsung bayar tunai.

Tinggal ambil no antrian, nunggu dipanggil petugas, dimintai fotokopi KTP dan nunjukin KTP asli, ditanyain kita mau order yang berapa gram, dibikinin bukti pembeliannya, tanda tangan..udah deh tinggal nunggu dipanggil loket penyerahan barang dan kasir..

kalo dah dipanggil, di konfirmasi jumlah barang kita, terus bayar, tanda tangan lagi, logam mulia udah ditangan..pulang lagi, naik angkot 2 kali.. ^^

Yang menarik dari semua yang ngantri..cuma saya sendiri yang anak muda, rata-rata mbah-mbah yang udah pensiun atau bapak-bapak dan ibu-ibu. Bahkan ada nenek-nenek, yang beli 10 gram, tapi bawa uang cash, di buntel kain, dipenitiin di bagian perut dicelananya...waktu saya tanya, katanya buat sekolah SMA cucunya yang masih TK dan baru aja yatim..itu uang belasungkawa. Subhanallah...

jadi banyak hal untuk aksi menyiapkan masa depan lebih baik kan..., khususnya masa depan keuangan kita, apalagi yang posisi finansialnya secara kuantitas cukup besar..kalo kita bisa gonta ganti gadget, bisa beli baju dan sepatu bermerek, investasi buat beli rumah masa depan juga bisa dong...

Investasi banyak caranya, entah investasi di bisnis riil, emas, reksadana, join dengan temen, dll...
kalo yang duitnya masih pas-pasan aja dah semangat besar untuk merencanakan walau masih skala kecil dan coba-coba, harusnya yang sudah punya sumber penghasilan tetap dan besar bisa lebih merencanakan lebih baik lagi..

bukankah semakin dini merencanakan semakin baik, lebih muda memulai lebih awal menuai...jadi golongan kelas menengah muda yang lebih pintar, lebih aware, dan lebih terencana...








Kamis, 15 Agustus 2013

Messages of Act, untuk Negeri para Nabi

Ada pertempuran abadi yang akan terus akan terjadi sepanjang masa, dan akan berakhir saat kiamat tiba..
pertempuran antara kebaikan dan kejahatan, saat ada kebaikan maka kejahatan akan terus berusaha menghancurkannya..karena pada dasarnya Allah mengilhamkan jalan kejahatan dan ketaqwaan sebagaimana Al quran menjelaskan dalam surat Asy- Syams " Maka Dia mengilhamkan kepadanya jalan kejahatan dan ketaqwaan".

Mesir dan Palestina Negeri para Nabi yang tersakiti, lukanya tidak pernah mengering bahkan semakin membara dibeberapa tahun terakhir, luka itu melebar ke Negeri-Negeri Islam yang lain. 

Maka luka itu bukan lagi sebatas perebutan wilayah, bukan lagi sebatas pergolakan politik semata, bukan juga sebatas perebutan kekuasaan antar pemimpin negara, melainkan permasalahan eksistensi komunitas manusia beserta martabatnya yang sedang didzolimi. Lebih luas ini adalah pertempuran antara ketaqwaan dan kejahatan. 

Palestina, Jerusalem negeri para Nabi, merupakan kota ziarah tiga agama samawi, Yudaisme, Kristen dan Islam. Mereka berziarah ke tembok ratapan, Gereja makam kristus, Masjid Al Aqsa, Dome of the rock. Namun saat bersamaan kesucian kota Jerussalem di robek oleh zionis israel dengan konflik yang tak kunjung selesai. Maka ini pun bukan lagi masalah agama, sebab agama mengajarkan kasih, perdamaian dan kebaikan. Bukan mencabik hak dan harkat manusia dengan semenah-menah. Maka ini adalah masalah kemanusiaan, dan lagi-lagi adalah pertempuran antara kejahatan dan kebaikan.

Mesir, negeri para Nabi yang lain. Mesir mencatat banyak peristiwa yang membuatnya tak mungkin luput dari sejarah Islam. 


Jika ditarik awal mula negeri Mesir, maka era Fir'aun-lah yang mungkin tercatat menjadi era pra-sejarah. Alquran banyak mengisahkan para nabi Allah yang berjuang menyelamatkan Bani Israil dari kekejaman Fir'aun. Sebut saja Nabi Musa dan Harun. Keduanya lahir di Mesir dan menjadi utusan Allah untuk mendakwahkan tauhid di negeri Nil tersebut. 

Namun sebelum era Nabiyullah Musa dan saudaranya Harun, banyak nabi yang pernah tinggal ataupun sekedar singgah di Mesir. Sebut saja kisah perjalanan Nabi Yusuf. Beliau dijual sebagai budak saat remaja hingga kemudian tinggal di sebuah keluarga saudagar di Mesir. 

Tak hanya itu, sang ayah yang juga utusan Allah, Nabi Ya'qub, kemudian tinggal bersama putranya tercinta di Mesir. Jauh sebelum era Nabi Yusuf dan Ya'qub, nabi kedua, Idris, pun dikisahkan tinggal di bumi Kinanah tersebut. Selain nabi Yusuf, Harun dan Idris, Nabi Ibrahim pun pernah berkunjung ke Mesir. Bapak agama samawi tersebut melakukan perjalanan bersama istri beliau Sarah. Namun saat itu nabiyullah Ibrahim tak menetap disana, melainkan hanya singgah saja. Akan tetapi Sarah, ibunda Nabi Ishaq pernah tinggal di Mesir selama hitungan hari. Maka masihkah Mesir hanya masalah keNegaraan semata?

Sebagai muslim, dan sebagai manusia harusnya kita memiliki kepedulian atas semua luka yang terjadi disana. Jika kita mengaku berada pada kubuh kebaikan, harusnya ada aksi yang kita lakukan. Sebab kebaikan sejati tidak mengenal batas negara, kelompok suku bangsa, kepercayaan agama atau cakupan kelompok usia dan sebagainya. Bahkan di antara orang-orang yang tidak secara langsung mendapat manfaat, seseorang juga akan sangat mungkin ikut bersimpatik dan memberi apresiasi pada kebaikan.

maka harusnya kita malu jika mengaku menjadi manusia yang mendukung kebaikkan, namun dengan lantang kita berujar " masalah buat saya? masalah saya udah banyak..gak usah ikut-ikut urusan negara orang"..

Message of act, satu perbuatan, sejuta pesan..kita memang jauh dari sana, kita tidak mengenal mereka, dan mungkin tidak terlalu paham dengan apa yang terjadi, namun jika ini adalah masalah kebaikan dan kejahatan, sudah sepatutnya kita mengambil tempat untuk berbuat sesuatu.

Walau itu hanya hal kecil sebatas membuka mata dunia dengan tweet dan status kita tentang mereka, menyadarkan bahwa ini adalah masalah kejahatan kemanusiaan tingkat dewa. Memberikan opini dan ketidaksetujuan kita. Melakukan aksi dijalan dengan seruan tegas dan lantang. Bahkan hanya sebatas doa dalam setiap penghujung shalat kita. Apapun itu harusnya kita punya banyak pilihan untuk melakukan sesuatu.

Message of act untuk Negeri para Nabi, ketika hal kecil dilakukan satu persatu sukses memperbaiki hidup orang banyak, Minimal menunjukkan bahwa masih ada kepedulian dari kita untuk mereka.

Meski saya sadar, kadang kebaikan memang tak cukup menarik bagi sebagian dari kita..atau mungkin kita tidak punya cukup waktu untuk kebaikan, sebab kita terlalu sibuk dengan urusan pribadi kita sendiri...

Ya Allah, Tuhan kami..Teguhkanlah pendirian kami dalam kebaikan 
teguhkan pendirian suadara-saudara kami untuk mempertahankan kebaikan..
atasMu mereka dan negeri mereka..


 - Doa kami, untuk Negeri para Nabi -



Senin, 12 Agustus 2013

The 7 Steps of Political Marketing

Sudah memasuki akhir tahun 2013, menuju  tahun 2014.
Jalan-jalan udah ramai warna-warni spanduk para calon legislatif, calon presiden, dan calon gubernur.
Belum lagi media Televisi.
Jawa Timur sendiri sudah siap menghelat pemilihan pemimpin provinsinya pada 29 Agustus mendatang.
Bahkan hari ini sudah digelar penyampaian visi misi dari masing-masing kandidat.
Pertanyaannya adalah, strategi apa yang sudah para politisi tersebut siapkan untuk memenangkan pemilihan?

Masih dari salah satu majalah favorit saya, Marketeers edisi Agustus 2013..terdapat tulisan menarik dari Bapak Hermawan Kertajaya yang saya rasa cukup bernilai untuk disimak. Melihat politik dari sisi pemasaran. Political Marketing Strategy. Ilmu yang juga dikenal dengan pendekatan micro targeting ini bukan merupakan hal baru dalam dunia pemasaran Indonesia. Micro targeting sendiri adalah merumuskan langkah-langkah marketing yang fokus menembak pemilih potensial saja, bukan program asal yang tidak tepat sasaran.

Dalam ilmu marketing, tahapan seorang pemilik hak suara dalam menentukan kandidat yang akan dipilih digambarkan dalam tiga proses yaitu pertama, information proscessing dimana seorang pemilih akan menyerap informasi mengenai kandidat. Dalam proses ini ada kegiatan kognitif yang terjadi. Artinya seberapa kuat calon kandidat berada dibenak calon pemilih menjadi hal penting untuk diperhitungkan. Dalam dunia politik tahap ini disebut popularity.

Kedua adalah Preference formation, dalam politik disebut juga tahap likeability. Disini seorang calon pemilih akan melakukan evaluasi serta menentukan preferensi terhadap kandidat berdasarkan penilaian rasional maupun emosional. 

Proses ketiga adalah electability atau commitment retention, dalam tahap ini kemenangan seorang kandidat ditentukan oleh seberapa besar komitmen calon pemilih untuk memilihnya, karena walaupun kandidat cukup popular dan disukai banyak orang namun jika komitmen untuk memilihnya rendah maka kandidat tersebut memiliki risiko tinggi untuk tidak terpilih.

Bagaimana cara yang efektif untuk meningkatkan komitmen calon pemilih agar memilih kandidat di bilik suara pada hari H? Tujuh langkah Politic Marketing menjadi kuncinya. Langkah -langkah tersebut adalah :


  • Exposure, seberapa besar seorang kandidat mendapatkan publisitas diantara calon pemilih merupakan titik kritis pertama. Semakin tinggi publisitas calon semakin baik. Publisitas memiliki dua bentuk, yaitu yang sifatnya relational atau mediated. Relational artinya seorang kandidat secara alamiah memiliki publisitas yang tinggi seperti artis, aktivis, tokoh masyarakat, dll. Sedangkan publisitas yang bersifat mediated didapatkan dengan berbagai upaya yang dilakukan secara terencana seperti spanduk, iklan tv, dll.
  • Awarness, pengenalan kandidat yang baik adalah jika publik atau calon pemilih dapat mengenal kandidat dengan sangat baik atau thick awarness. Artinya kandidat tidak hanya dikenal nama atau wajah namun juga rekam jejak, integritas hingga personalitynya.
  • Expectancy, bagaimana calon pemilih memiliki harapan tertentu kepada kandidat. Harapan tersebut dapat terbentuk dari image perception atau message aliance. image perseption adalah harapan yang muncul dibenak pemilih karena pencitraan kandidat akibat rekam jejak yang sudah terbangun sejak lama. Sedangkan message aliance adalah harapan yang timbul akibat program kampanye yang dilakukan menjelang pemilihan.
  • Engagement, setelah memiliki harapan maka calon pemilih akan memiliki kecendurangan mengikat diri kepada kandidat yang membuatnya nyaman. Baik keterikatan bersifat rasional karena pemilih mengetahui dengan pasti rekam jejak dan kemampuan kandidat ataupun secara emosional.
  • Preference, kepada siapakah seorang calon pemilih memberikan preferensinya untuk memilih kandidat? karena kadidatnya atau karena partai politik? jika faktor politik lebih dominan maka menjadi PR yang besar bagi kandidat untuk mengarahkan dukungan pemilih kepadanya. Sebab bisa jadi dia akan bersaing dengan kandidat lain dari partai yang sama. Maka analisis peluang dan stategi dibutuhkan dalam langkah kelima ini.
  • Commitment, menjadi tahapan paling penting. Sebab calon pemilih potensial adalah mereka yang sudah menyatakan komitmennya untuk memilih. Perlu dilakukan analisis secara cermat terhadap mereka yang memiliki komitmen positif dan komitmen negatif.
Pemetaan kekuatan dan kelemahan pada tahap kelima dan keenam menjadi sangat krusial. Survei kualitiatif maupun kuantitatif yang baik akan dibutuhkan untuk menganalisis pemilih potensial dan bagaimanakah profil dari setiap calon pemilih tersebut. Hal inilah yang disebut micro targeting strategy.

Dalam micro targeting startegy diperlukan micro messaging untuk setiap kelompok calon pemilih. kandidat harus memiliki program kampanye berdasarkan isu-isu yang menyentuh di masing-masing kelompok tersebut.
  • Tahap terakhir adalah Action, setelah seorang kandidat sudah memiliki calon pemilih potensial yang banyak maka perlu dilakukan langkah untuk memastikan calon pemilih tersebut datang memberikan suaranya pada hari H. Edukasi dan komunikasi yang intens harus dibangun oleh kandidat sampai hari H tiba. Perlu dilakukan monitoring yang kuat dalam hal ini. Sebab kemungkinan terjadi golput bisa saja terjadi.
Micro tergeting strategy terbukti berhasil memenangkan Park Geun-hye pada pilpres korea tahun 2012. Mungkin beberapa persamaan consumer behavior Indonesia dengan korea mampu menjadi dasar yang sama untuk menerapkan metode ini di Indonesia.

 Selamat bekerja dan berjuang, semoga amanah, ingat! semua hal akan dimintai pertanggungjawabannya ..:)






.

Minggu, 11 Agustus 2013

Desire of Indonesian Women

Salah satu majalah yang keren dan selalu ingin dibaca selain Parenting adalah Marketeers, thanks to a friend that support me to read the new edition.. :)

Ada yang menarik di Marketeers edisi terbaru Agustus 2013. Menyajikan main story tentang satu dari tiga konsumen potensial Indonesia dan yang paling besar, yaitu perempuan.

Talk about women, ada temuan menarik yang diungkap oleh Marketeers. Segmentasi perempuan Indonesia berdasarkan kecenderungannya memandang ecogentric, ketenaran (famous), dirinya sendiri, dan successful terbagi menjadi empat jenis perempuan, yaitu

  • High Flyer, Perempuan tipe ini adalah, perempuan yang lebih memilih untuk mengejar kemapanan materi dan kesuksesan namun cenderung mementingkan diri sendiri, cuek, dan hidup adalah tentang dirinya sendiri.
  • Celebrity, Perempuan yang fokus mengejar ketenaran atau prestasi entah prestasi akademik, prestasi kerja, atau capaian-capain yang lain namun cenderung mementingkan diri sendiri, jika itu kebaikan maka kebaikan hanya untuk dirinya sendiri.
  • Socialite, Perempuan yang fokus mengejar ketenaran dan prestasi serta memiliki kepedulian yang tinggi buat orang lain.
  • Philanthrophist perempuan yang lebih memilih untuk mengejar kemapanan materi serta cenderung memiliki kepedulian yang besar kepada lingkungan dan orang lain. 

Dari Women survey 2013 yang dilakukan di 10 kota besar terhadap 2.150 responden perempuan, berusia 16- 50 tahun menemukan lebih dari 50% perempuan Indonesia punya impian menjadi philanthropist karena desire mereka yang menginginkan rasa aman termasuk kemapanan secara finansial. juga karakter sebagai "caregiver"yang kuat, hingga lebih peduli kepada orang lain.

Ditempat kedua, ternyata tipe perempuan High flyer dan Celebrity adalah yang paling banyak. Terutama untuk perempuan kategori single.

Yang menarik adalah tentang diri sendiri dan kepedulian. .jadi termasuk yang mana kita? yang masih sibuk dengan amalan-amalan pribadi, sibuk dengan capaian-capaian diri sendiri, sibuk numpuk materi, atau yang sekaligus peduli terhadap orang lain dengan berbagi?

Jumat, 09 Agustus 2013

Bulan Syawal Bulan cinta

Ramadhan sudah benar-benar undur diri..
tidak terasa suasana idul fitri juga beranjak berlalu...
memasuki bulan syawal, masih dengan semangat ramadhan dan kedamaian idul fitri..bulan syawal membawa keberkahannya sendiri dengan puasa sunnahnya dan apalagi jika bukan aroma cintanya..

Barakaallahulaka wa jama'a bainahuma fii khair..
bulan syawal bulan cinta, saat banyak umat-umat Rasulullah Muhammad SAW mengamalkan sunnahnya...
selayaknya rizki dan kematian begitu pula jodoh, jika takdir terkandung didalamnya maka suatu kepastian jika tak akan bergeser waktunya, dan tidak akan tertukar orangnya...

Bulan syawal bulan cinta
terselip doa untuk teman-teman yang berhasil menuju pintu gerbang sunnah dan kewajiban-kewajiban yang lain..semoga Allah selalu menghadirkan sakinah, melimpahkan barakah...
menjadikan pernikahan sebagai hubungan yang dewasa, penuh rencana, dan manfaat bagi sekitarnya..
tidak hanya menyebarkan kemesraan semata tapi ilmu dan aksi untuk membuat hidup lebih bermakna...

Bulan syawal bulan cinta..
terselip doa untuk teman-teman yang sabar mengantri (tunjuk hidung sendiri :p ) pernikahan bukan perlombaan, tidak akan berubah ketetapan dengan kegalauan tanpa pergerakan, bukan yang berhasil duluan itu yang menang, maka bagi yang sudah di berikan rizki lebih awal, kesombongan berbeda dengan kesyukuran, lebih baik banyak bersyukur daripada banyak mengolok dan menyindir yang belum..jika bukan karena Rahmat Allah, sungguh tidak ada nikmat sedikit pun yang akan kita rasakan...
dan bagi yang belum, keep calm and woles...:p Marrige is Allah's Plan..Allah maha mengetahui segala sesuatu..

apa itu cinta? Allah adalah cinta


Senin, 05 Agustus 2013

Ramadhan Sudah Berkemas

Ramadhan sudah berkemas ya...siap beranjak pergi, tanyakan pada hati? lebih bahagia mana saat dia datang atau pergi? lebih mempersiapkan diri yang mana, kedatangannya atau kepergiaannya?

10 hari terakhir menjelang kepergiaannya, banyak masjid-masjid baru bermunculan, lebih megah dan besar, lebih terang dan lebih ramai. Masjid baru? iya..masjid baru..coba tengok Royal Plaza Surabaya, Plaza Surabaya, Tunjungan Plaza Surabaya, Cito Plaza Surabaya, dan teman-temannya semua pintu masuknya dihias persis seperti masjid. lebih indah lagi...makanya tidak heran kalau banyak yang nyasar, itikaf menyambut malam Lailatul Qadar ditemani sale 50%+30%..sedang coba perhatikan "masjid-masjid" yang lain, bagaimana dengan jamaah shalat tarawihnya? ..jadi lebih bahagia mana kita?

Dulu waktu Ramadhan datang, kita gak segitunya deh, gak mikiran baju terbaik tuh buat ibadah, gak mikiran makanan terbaik tuh buat berbagi, gak sampe menyediakan budget khusus tuh buat beramal, gak mikirin bersihin dan menghias rumah tuh, bahkan mikirin amalan terbaik pun...sempatkah? jadi lebih bahagia mana saat dia pergi atau saat dia datang?

Dimana-mana banyak berita bertajuk, HEBOH PERSIAPAN IDUL FITRI...ahh..berita gitu mah udah biasa, tahun-tahun lalu juga gitu...kalo HEBOH PERSIAPAN RAMADHAN ? paling cuma heboh buka puasa bersama, itupun lebih banyak mana? reuniannya atau ibadahnya?

Ya Ramadhan, maafkan kami...
kau dihadirkanNya sebagai bulan mulia untuk memuliakan kami..
tapi nyatanya..kami tidak menyambutmu dengan selayaknya..
bahkan hingga sampai penghujung waktu kepergiaanmu pun, kami mengantar mu dengan ibadah seadanya..
kerinduan kami padamu palsu, kesedihan kami atas kepergiaanmu pun begitu..
sebab, saat kau datang kembali tahun depan..kami tetap saja sama, tanpa persiapan menyambutmu, tidak optimal menjamumu, dan seadanya mengantar kepergiaanmu..
sedang pasca kepergianmu pun, keistiqomahan kami menjaga kebaikan sering kali cacat..
Ya Ramadhan, Maafkan kami...
Jika selama satu bulan ini engkau hadir,kami banyak mengecewakanmu..
ijinkan kami, dengan segala kesalahan kami ditahun ini..
mengharap keridhoanmu untuk membersamai kami lagi ditahun depan..



Ramadhan sudah berkemas, 2 hari lagi menjelang kepergiannya..