Tampilkan postingan dengan label share knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label share knowledge. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2014

Perjalanan Menjemput Rejeki #Part 2

Segala puji bagi Allah yang hingga detik ini saya masih diberi banyak nikmat yang tak ternilai..

Melanjutkan tulisan yang sebelumnya, mencoba berbagi tentang pengalaman mengikuti tes di kementrian keuangan. Sebenernya mengikuti seleksi di Kemenkeu ditahun  2013 merupakan tahun kedua bagi saya, sebab ditahun 2012 saya pernah mengikuti, namun karena baru lulus dan tanpa persiapan akhirnya saya gagal ditahap pertama. Waktu itu tes pertama masih menggunakan sistem LJK belum CAT seperti sekarang ini. 

Mengikuti tes CPNS di Kemenkeu menurut saya tahapnya cukup singkat dibandingkan dengan tes di BI atau OJK. Menurut yang saya ingat, hanya ada tiga tahap saja.

Tahap pertama adalah tes wawasan kebangsaan dan kemampuan dasar, yang kesemuanya dilakukan dengan sistem CAT, terdapat 100 soal meliputi UUD, pancasila, sejarah, matematika, tes verbal, dll..saya lupa berapa waktu yang diberikan, mungkin 90 menit. Kelebihan sistem CAT ini adalah kita bisa mengukur waktu kita dalam mengerjakan soal, sekaligus mengetahui jumlah nilai kita diakhir pengerjaan soal. Sehingga kita dapat memperkirakan apakah kita lulus passing grade atau tidak.

Setelah dinyatakan lolos tahap pertama, Alhamdulillah saya diberikan kesempatan mengikuti tes tahap kedua, yaitu tes psikologi tertulis, tidak jauh berbeda dengan tes psikotes pada umumnya. Tes berlangsung sekitar 5 jam. Mengerjakan pauli, tes gambar, warteg, gambar orang, gambar pohon dll.

Saat dinyatakan lolos pada tahap psikotes maka kita berhak mengikuti tes tahap ketiga, yaitu tes wawancara akhir dan tes kesehatan serta kebugaran. Humm satu hal yang tidak pernah saya lupa pada tes tahap ini, karena ternyata tes wawancara saya di kemenkeu berbarengan dengan tes kesehatan saya di OJK. hehehe. Awalnya saya sempat panik dan mau melepas salah satunya, namun setelah mencari info kesana kemari ternyata tes kesehatan OJK bisa datang sedikit terlambat. Beruntungnya lagi, saya mendapat jadwal tes wawancara gelombang pertama yaitu pukul 08.00 - 09.15, sedangkan jadwal tes kesehatan OJK yaitu pukul 08.00 - 13.00.

Dengan penuh risiko kemungkinan tidak boleh ikut tes kesehatan OJK karena telat, saya tetap berangkat untuk tes wawancara kemenkeu, sesampainya disana saya menjadi orang ketiga yang datang. Sebelum wawancara kami diberi form yang harus diisi lalu mendapatkan nomor antrian. Alhamdulillahnya saya mengisi form lebih cepat dibandingkan yang lain sehingga saya mendapat nomor pertama untuk gelombang pertama. 

Saat dipanggil segera saya masuk dan mengikuti tes wawancara, sekitar 30 menit-40 menit ada 2 pewawancara yang akan menanyakan kita tentang banyak hal, jawab saja sejujurnya dan serileks mungkin. Diakhir tahap wawancara kita diberikan kesediaan menandatangani pernyataan bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Indonesia.

tepat pukul 08.45 saya keluar dari gedung kemenkeu di jagir, langsung saya menelpon taksi untuk menuju tempat tes kesehatan OJK di jalan darmo. Namun 10 menit menunggu, taksi yang saya telpon tak kunjung datang. Ditengah kepanikan tersebut, Allah seolah mendengar doa saya, tiba-tiba ada taksi yang datang dan berhenti di depan gedung kemenkeu. Langsung saya hampiri. Awalnya saya kira itu adalah taksi yang saya pesan, ternyata bukan. 

Alhamdulillah ya Allah..segera saya menuju lokasi tes kesehatan OJK dan saya cancel order taksi sebelumnya. 

Tepat pukul 09.15 saya tibai di lokasi tes kesehatan OJK, sesampainya disana sudah banyak sekali yang mengantri dan datang. Segera saya ke resepsionis dan registrasi, dan Alhamdulillah lagi saya masih diijinkan untuk ikut walaupun jadi orang yang terakhir..:)

maha besar Allah yang sudah mengijinkan saya mengikuti keduanya. 

hari berikutnya saya mengikuti tes kesehatan dan kebugaran kemenkeu di GOR Kertajaya Surabaya. jam 06.30 saya berangkat dari kost naik angkot, sesampainya disanapun sudah banyak yang mengantri. Saya mendapat no antrian 22.

Disana saya di tes tinggi badan, berat badan, visus mata, fisik dokter, hingga tes urin kehamilan untuk yang sudah menikah. Bahkan saya pun sempat di tes urin karena tidak dapat memberikan informasi pasti tanggal menstruasi terakhir, hehehe saya lupa soalnya.

setelah tes tersebut, berikutnya dalah tes kebugaran yaitu tes lari keliling lapangan 12 menit, yang dinilai adalah seberapa jauh jarak yang ditempuh selama waktu 12 menit tersebut. Setelah lari 12 menit, tes berikutnya adalah tes lari shuttel run, yaitu tes lari mengikuti jalur berbentuk angka 8, untuk tes ini yang dinilai adalah kecepatan lari kita, sehingga semakin cepat kita berlari,semakin bagus nilai kita.

Setelah tes wawancara dan tes kesehatan serta kebugaran, waktunya menunggu dan berdoa. :)

Alhamdulillah tgl 24 Desember 2013, saya dinyatakan diterima dua-duanya. Baik di Kemenkeu maupun di OJK. Walau akhirnya saya memilih berkontribusi di OJK, sungguh pengalaman ini berharga bagi saya dan semoga bermanfaat juga bagi yang lain.


Sabtu, 18 Januari 2014

Perjalanan Menjemput Rejeki #Part 1

Tulisan ini lahir karena banyak teman-teman, terutama adik-adik yang bertanya, bagaimana sih mbak persiapannya, koq bisa diterima di OJK dan Kementrian keuangan? jadi walau sedikit amburadul, semoga tulisan ini cukup memotivasi dan membantu teman-teman dan adik-adik mempersiapkan diri.

Alhamdulillah..segala puji bagi Allah, atas kemurahan hatiNya, tanggal 24 Desember 2013, saya dinyatakan lolos sebagai pegawai di dua lembaga Negara luar biasa yaitu Otoritas Jasa Keuangan dan Kementrian Keuangan Republik Indonesia. So, which blessing of your Lord will you deny?

Sesuai dengan tujuan awal tulisan ini dibuat, mungkin saya tidak akan membagi tips apapun, namun lebih menceritakan pengalaman saya dalam mengikuti tahapan demi tahapan seleksi pada dua lembaga tersebut.

OTORITAS JASA KEUANGAN.

Tahap pertama adalah tentu saja mendaftarkan diri, semuanya online, cukup mengisi daftar riwayat hidup yang disediakan oleh PPM (lembaga pengembangan SDM yang diberikan kuasa oleh OJK untuk melakukan seleksi penerimaan pegawai baru). Nantinya tahap administrasi akan dinilai berdasarkan daftar riwayat hidup kita tersebut, saya tidak tahu indikator penilaiannya apa saja, sebab ada teman saya yang IPKnya cukup fantastis tidak lolos di tahap pertama  yaitu tahap seleksi administrasi.

Tahap Administrasi akan diumumkan langsung melalui website PPM, di account kita masing-masing. Nantinya semua pengumuman lolos/tidak lolos di setiap tahap akan diumumkan di account kita tersebut, jadi bersifat rahasia, dan hanya kita saya yang tahu apakah kita lolos atau tidak.

Setelah diumumkan lolos seleksi administrasi, kita akan menghadapi tes tahap ke-2 yaitu tes potensi akademik. Dalam tes ini ada banyak tes yang akan kita kerjakan. Waktu tes berkisar antara 5-6 jam.  Di tahap ini kita akan mengerjakan soal-soal kemampuan dasar (seperti kreplin, dll), tes kemampuan khusus (soal2 sesuai dengan bidang studi kita) karena saya lulusan manajemen keuangan, maka saya mengerjakan soal-soal tentang manajamen keuangan. Soal-soalnya adalah soal-soal materi manajeman keuangan selama kuliah. Jadi saya rasa tidak akan susah jika selama masa kuliah kita termasuk yang rajin belajar. Berikutnya adalah tes pengetahuan tentang ke OJKan, untuk tes yang satu ini kita harus banyak membaca tentang OJK, terutama nilai-nilai serta hal-hal yang tercantum didalam undang-undang OJK. Selain itu di tahap ini juga ada tes bahasa inggris. Dalam syarat administrasi dicantumkan bahwa peserta harus memiliki sertifikat ITP Toefl yang masih berlaku diatas 500. Bagi yang belum mengumpulkan harus mengikuti tes ini. Sedangkan  bagi yang sudah mengumpulkan tidak perlu untuk mengikuti tes ini.  Jadi saran saya, bisa dipersiapkan jauh-jauh hari untuk memiliki ITP toefl diatas 500.

Tahap setelah tes potensi adalah tes psikotes, waktu tes berlangsung sekitar 5 – 6 jam. Untuk tes psikotes, jadi diri sendiri saja, jawab semua bentuk tes dengan baik, tenang, dan tidak usah panik. Ikuti semua aturan yang diberikan, jangan mencoba curang hanya untuk memberikan jawaban yang lebih banyak misalnya memulai duluan sebelum ada perintah. Psikolog selalu punya penilaian sendiri tentang kemampuan dan kepribadian kita. Untuk mengurangi nervous, bisa juga berlatih dulu sebelumnya mengunakan buku-buka tes psikologi yang banyak dijual di toko buku. Namun itu tidak bisa kita jadikan acuan. Sebab soal-soal untuk tes psikotes OJK ternyata berbeda dengan soal-soal yang ada di buku-buku psikotes biasanya.

Tahap berikutnya adalah, Wawancara psikologi, waktu tesnya hanya 30 – 60 menit saja. Nanti kita akan banyak ditanyai oleh psikolog tentang diri kita, kegiatan kita, dan kehidupan kita, pokoknya seputar hasil tes psikologi tertulis yang kita lakukan sebelumnya. Tidak perlu berbohong untuk membuat psikolog terkesima, jawablah semua pertanyaan apa adanya, kalem, tenang, namun tegas dan meyakinkan, jika memang perlu berekspresi, berekspresilah, namun tetap control emosi dan attitude. Jika ada pertanyaan yang bersifat menjebak, misalnya kelemahan kita yang dibahas atau kejadian yang tidak menyenangkan dimasa lalu, maka jangan menyangkal, akui saya namun buat itu sediplomatis mungkin, tunjukkan bahwa banyak nilai yang kita dapat dari kelemahan dan kejadian-kejadian dimasa lalu tersebut.

Setelah dinyatakan lolos pada tahap ini, kita akan menghadapi tes verifikasi dokumen dan wawancara user. Tes ini akan dijadikan satu, selama wawancara dengan user, kita juga harus menyerahkan dokumen-dokumen seperti ijasah, transkrip, dan KTP untuk diperiksa. Dalam wawancara user sendiri sebenarnya tidak jauh beda dengan wawancara psikologi, hanya saja yang mewawancarai ada 2 orang dan kesemuanya adalah para petinggi di OJK. Pertanyaannya akan berkisar pada daftar riwayat hidup kita, dan pengetahuan kita tentang OJK. Maka kita harus banyak baca dan banyak tahu tentang OJK. Selain itu kita juga akan ditanyai tentang kontribusi apa yang bisa kita berikan ke OJK. Santai saja, bersikap sopan, gunakan bahasa yang baik dan benar, usahakan berpenampilan rapi, anggaplah kita sedang ngobrol dengan orang-orang yang ingin tahu pandangan kita tentang OJK. Tes ini berlangsung  sekitar 45 – 60 menit.

Nah saat ternyata kita dinyatakan lolos dalam tahap verifikasi dokumen dan wawancara user, selamat..itu artinya tinggal satu tahap tes lagi yang harus kita lalui, yaitu tes kesehatan. Di Surabaya, tes kesehatan dilaksanakan di laboratorium kimia farma jalan raya darmo Surabaya. Tesnya meliputi tes urin, tinggi badan dan berat badan, EKG (rekam jantung), tes fisik dokter (diperiksa semua kondisi anggota badan kita), tes visus mata, serta rontgen.Tidak perlu khawatir akan hasilnya, selama kita yakin bahwa selama ini kita sudah menerapkan hidup sehat, tidak merokok, suka olahraga, dan menjaga makanan maka kita bisa tenang dalam tahap tes ini.  Tidak hanya itu, dalam tes kesehatan ini juga ada tes psikiatri, yaitu tes untuk melihat kondisi kesehatan jiwa kita, intinya kita mengalami gangguan psikologis atau tidak..hehehe. Ada sekitar 300-600 pertanyaan yang harus kita kerjakan, pertanyaannya mudah, hanya menjawab ya atau tidak dari pernyataan yang ada. Jawablah se spontan mungkin, tidak perlu terlalu banyak mikir, sekali lagi cukup jadi diri sendiri.

Setelah tes kesehatan berlangsung, tinggal menunggu deh, kencengin doa, ibadah dan prasangka baik pada Allah..biasanya dari satu tahap tes ke tahap yang lain memakan waktu cukup lama antara 2 minggu sampai 1 bulan. Maka memang harus banyak bersabar, selalu cari kegiatan untuk mengupgrade diri, hindari galau hanya karena menunggu pengumuman yang tak kunjung datang, cari kesempatan lain yang mungkin ada di luar sana. ;)

Semoga bermanfaat..
-Bersambung ke cerita selanjutnya tentang proses seleksi di Kementrian Keuangan..

Senin, 12 Agustus 2013

The 7 Steps of Political Marketing

Sudah memasuki akhir tahun 2013, menuju  tahun 2014.
Jalan-jalan udah ramai warna-warni spanduk para calon legislatif, calon presiden, dan calon gubernur.
Belum lagi media Televisi.
Jawa Timur sendiri sudah siap menghelat pemilihan pemimpin provinsinya pada 29 Agustus mendatang.
Bahkan hari ini sudah digelar penyampaian visi misi dari masing-masing kandidat.
Pertanyaannya adalah, strategi apa yang sudah para politisi tersebut siapkan untuk memenangkan pemilihan?

Masih dari salah satu majalah favorit saya, Marketeers edisi Agustus 2013..terdapat tulisan menarik dari Bapak Hermawan Kertajaya yang saya rasa cukup bernilai untuk disimak. Melihat politik dari sisi pemasaran. Political Marketing Strategy. Ilmu yang juga dikenal dengan pendekatan micro targeting ini bukan merupakan hal baru dalam dunia pemasaran Indonesia. Micro targeting sendiri adalah merumuskan langkah-langkah marketing yang fokus menembak pemilih potensial saja, bukan program asal yang tidak tepat sasaran.

Dalam ilmu marketing, tahapan seorang pemilik hak suara dalam menentukan kandidat yang akan dipilih digambarkan dalam tiga proses yaitu pertama, information proscessing dimana seorang pemilih akan menyerap informasi mengenai kandidat. Dalam proses ini ada kegiatan kognitif yang terjadi. Artinya seberapa kuat calon kandidat berada dibenak calon pemilih menjadi hal penting untuk diperhitungkan. Dalam dunia politik tahap ini disebut popularity.

Kedua adalah Preference formation, dalam politik disebut juga tahap likeability. Disini seorang calon pemilih akan melakukan evaluasi serta menentukan preferensi terhadap kandidat berdasarkan penilaian rasional maupun emosional. 

Proses ketiga adalah electability atau commitment retention, dalam tahap ini kemenangan seorang kandidat ditentukan oleh seberapa besar komitmen calon pemilih untuk memilihnya, karena walaupun kandidat cukup popular dan disukai banyak orang namun jika komitmen untuk memilihnya rendah maka kandidat tersebut memiliki risiko tinggi untuk tidak terpilih.

Bagaimana cara yang efektif untuk meningkatkan komitmen calon pemilih agar memilih kandidat di bilik suara pada hari H? Tujuh langkah Politic Marketing menjadi kuncinya. Langkah -langkah tersebut adalah :


  • Exposure, seberapa besar seorang kandidat mendapatkan publisitas diantara calon pemilih merupakan titik kritis pertama. Semakin tinggi publisitas calon semakin baik. Publisitas memiliki dua bentuk, yaitu yang sifatnya relational atau mediated. Relational artinya seorang kandidat secara alamiah memiliki publisitas yang tinggi seperti artis, aktivis, tokoh masyarakat, dll. Sedangkan publisitas yang bersifat mediated didapatkan dengan berbagai upaya yang dilakukan secara terencana seperti spanduk, iklan tv, dll.
  • Awarness, pengenalan kandidat yang baik adalah jika publik atau calon pemilih dapat mengenal kandidat dengan sangat baik atau thick awarness. Artinya kandidat tidak hanya dikenal nama atau wajah namun juga rekam jejak, integritas hingga personalitynya.
  • Expectancy, bagaimana calon pemilih memiliki harapan tertentu kepada kandidat. Harapan tersebut dapat terbentuk dari image perception atau message aliance. image perseption adalah harapan yang muncul dibenak pemilih karena pencitraan kandidat akibat rekam jejak yang sudah terbangun sejak lama. Sedangkan message aliance adalah harapan yang timbul akibat program kampanye yang dilakukan menjelang pemilihan.
  • Engagement, setelah memiliki harapan maka calon pemilih akan memiliki kecendurangan mengikat diri kepada kandidat yang membuatnya nyaman. Baik keterikatan bersifat rasional karena pemilih mengetahui dengan pasti rekam jejak dan kemampuan kandidat ataupun secara emosional.
  • Preference, kepada siapakah seorang calon pemilih memberikan preferensinya untuk memilih kandidat? karena kadidatnya atau karena partai politik? jika faktor politik lebih dominan maka menjadi PR yang besar bagi kandidat untuk mengarahkan dukungan pemilih kepadanya. Sebab bisa jadi dia akan bersaing dengan kandidat lain dari partai yang sama. Maka analisis peluang dan stategi dibutuhkan dalam langkah kelima ini.
  • Commitment, menjadi tahapan paling penting. Sebab calon pemilih potensial adalah mereka yang sudah menyatakan komitmennya untuk memilih. Perlu dilakukan analisis secara cermat terhadap mereka yang memiliki komitmen positif dan komitmen negatif.
Pemetaan kekuatan dan kelemahan pada tahap kelima dan keenam menjadi sangat krusial. Survei kualitiatif maupun kuantitatif yang baik akan dibutuhkan untuk menganalisis pemilih potensial dan bagaimanakah profil dari setiap calon pemilih tersebut. Hal inilah yang disebut micro targeting strategy.

Dalam micro targeting startegy diperlukan micro messaging untuk setiap kelompok calon pemilih. kandidat harus memiliki program kampanye berdasarkan isu-isu yang menyentuh di masing-masing kelompok tersebut.
  • Tahap terakhir adalah Action, setelah seorang kandidat sudah memiliki calon pemilih potensial yang banyak maka perlu dilakukan langkah untuk memastikan calon pemilih tersebut datang memberikan suaranya pada hari H. Edukasi dan komunikasi yang intens harus dibangun oleh kandidat sampai hari H tiba. Perlu dilakukan monitoring yang kuat dalam hal ini. Sebab kemungkinan terjadi golput bisa saja terjadi.
Micro tergeting strategy terbukti berhasil memenangkan Park Geun-hye pada pilpres korea tahun 2012. Mungkin beberapa persamaan consumer behavior Indonesia dengan korea mampu menjadi dasar yang sama untuk menerapkan metode ini di Indonesia.

 Selamat bekerja dan berjuang, semoga amanah, ingat! semua hal akan dimintai pertanggungjawabannya ..:)






.

Minggu, 11 Agustus 2013

Desire of Indonesian Women

Salah satu majalah yang keren dan selalu ingin dibaca selain Parenting adalah Marketeers, thanks to a friend that support me to read the new edition.. :)

Ada yang menarik di Marketeers edisi terbaru Agustus 2013. Menyajikan main story tentang satu dari tiga konsumen potensial Indonesia dan yang paling besar, yaitu perempuan.

Talk about women, ada temuan menarik yang diungkap oleh Marketeers. Segmentasi perempuan Indonesia berdasarkan kecenderungannya memandang ecogentric, ketenaran (famous), dirinya sendiri, dan successful terbagi menjadi empat jenis perempuan, yaitu

  • High Flyer, Perempuan tipe ini adalah, perempuan yang lebih memilih untuk mengejar kemapanan materi dan kesuksesan namun cenderung mementingkan diri sendiri, cuek, dan hidup adalah tentang dirinya sendiri.
  • Celebrity, Perempuan yang fokus mengejar ketenaran atau prestasi entah prestasi akademik, prestasi kerja, atau capaian-capain yang lain namun cenderung mementingkan diri sendiri, jika itu kebaikan maka kebaikan hanya untuk dirinya sendiri.
  • Socialite, Perempuan yang fokus mengejar ketenaran dan prestasi serta memiliki kepedulian yang tinggi buat orang lain.
  • Philanthrophist perempuan yang lebih memilih untuk mengejar kemapanan materi serta cenderung memiliki kepedulian yang besar kepada lingkungan dan orang lain. 

Dari Women survey 2013 yang dilakukan di 10 kota besar terhadap 2.150 responden perempuan, berusia 16- 50 tahun menemukan lebih dari 50% perempuan Indonesia punya impian menjadi philanthropist karena desire mereka yang menginginkan rasa aman termasuk kemapanan secara finansial. juga karakter sebagai "caregiver"yang kuat, hingga lebih peduli kepada orang lain.

Ditempat kedua, ternyata tipe perempuan High flyer dan Celebrity adalah yang paling banyak. Terutama untuk perempuan kategori single.

Yang menarik adalah tentang diri sendiri dan kepedulian. .jadi termasuk yang mana kita? yang masih sibuk dengan amalan-amalan pribadi, sibuk dengan capaian-capaian diri sendiri, sibuk numpuk materi, atau yang sekaligus peduli terhadap orang lain dengan berbagi?

Selasa, 16 Juli 2013

Mengenal Allah Yuk ! #1

Sudah kenal Allah? benaran sudah? Allah itu punya Nama dan Sifat yang keren-keren loh ternyata..

"Allah memiliki Asma'ul Husna, nama-nama terbaik, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma'ul Husna itu....."(Qs Al A'raf, 7 : 180)

Sifat-sifat Allah ini tidak sama dengan sifat-sifat manusia. Nama dan sifat yang dimiliki Allah merupakan kebesaran dan kekuasaan -Nya. Nabi saw, bersabda sebagai berikut.

"Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, 100 kurang satu; siapa yang mengisha-nya, dia masuk syurga." (HR Bukhari dan Muslim)

99, wow..banyak bener ya?udah berapa yang kita hafal dan ketahui ?

Selama ini kita mengenal Asmaul Husna berdasarkan hadist riwayat Imam Turmudzi dalam buku Aqidah Islam karya Syaikh Sayyid Sabiq rahimahullah, atau yang tertera pada cover Al Quran. Tapi sebenarnya nama dan sifat Allah lebih dari 99 nama. Adapun yang disebutkan dalam hadist riwayat Imam Bukhari " sesungguhnya Allah memiliki 99 asma...."tidak berarti membatasi jumlah asma dan sifat Allah hanya 99 saja.

Rasulullah juga pernah bersabda dalam hadist sahih Imam Ahmad,
" aku memohon kepada Mu dengan seluruh asma Mu,yang telah engkau namakan untuk diri Mu, engkau turunkan dalam kitab Mu, engkau ajarkan kepada seseorang diantara makhluk Mu, atau masih dalam rahasia ghaib pada Mu yang hanya engkau sendiri yang mengetahuinya...

Nama dan sifat yang tercantum dalam Asmaul Husna datang dari Allah SWT loh.. Allah semata yang memberi informasi kepada kita bahwa Dia memiliki nama-nama dan sifat-sifat yang Indah. Jadi Bukan karangan manusia, baik ulama, kyai, maupun nabi Muhammad Saw...Subhanallah

Allah Swt berfirman " Allah memiliki Asmaul Husna, nama-nama terbaik, maka meomohonlah kepadaNya dengan menyebut nama Asmaul Husna itu. Tinggalkanlah Orang-orang yang menyalah artikan nama-namanya, mereka kelak akan mendapatkan balasan  terhadap apa yang telah dikerjakan" ( Al A'raf  7:180)

Para Ulama menjelaskan, ketika mempelajari Asmaul Husna, kita akan bertemu dengan nama dan sifat Allah yang dapat berdiri sendiri, misalnya Al Qodir, As Sami', Ar Rahim..dan lain-lain.

tapi ada juga nama dan sifat Allah yang tidak disebutkan sendirian, tapi harus disertai juga dengan lawannya atau pasangannya. sewaktu berdzikir dan berdoa, pasangan nama dan sifat harus disebutkan seluruhnya, tidak boleh dipisah-pisahkan. wiihh keren ya...;)

Diantara nama dan sifat Allah yang harus disebutkan dengan pasangannya adalah..

  1. Al Mugni ( yang maha mencukupi) diikuti dengan Al Mani' (yang maha mencegah)\
  2. Al Mu'izz (yang maha terhormat) dikuti dengan Al Muzzil (yang maha menghinakan)
  3. Al Muntaqim (yang maha penyiksa) dikuti dengan Al 'Afuww (yang maha memaafkan)
  4. Al Muhyi (yang menghidupkan) diikuti dengan Al Mumit (yang maha mematikan) 
  5. Al Khafid (yang merendahkan) diikuti dengan Ar Rafi' (yang maha meninggikan)
  6. Al Qabid (yang menahan) diikuti dengan Al Basith (yang melapangkan)
Subhanallah..sungguh Allah masih memiliki asma-asma yang lain, yang perlu kita ketahui agar kita semakin mengimani dan mencintai Nya..semoga di Ramadhan kali ini, semakin bertambah kecintaan kita pada kebaikan..lain waktu semoga ada kesempatan untuk belajar,bahas dan kupas, asma yang lain..

semoga bermanfaat :)


-Aku, Dia, dan Ramadhan- 

Selasa, 04 Juni 2013

Jika Bisa Positif, Kenapa Harus Negatif ?

Dunia sudah banyak berubah..
Hidup di dalamnya juga mengikuti...
Sehari kita bisa begitu bersedih...dihari yang lain kita bisa begitu tertawa gembira...

Perubahan sejatinya berjalan menuju yang baik menjadi yang jauh lebih baik..
bukan sebaliknya, dari yang baik menjadi yang tidak baik, bahkan menjadi lebih buruk...

Hidup ini sudah berubah, terlalu banyak disekitar kita hal-hal negatif yang membentuk pola diri..membentuk cara pandang, cara berfikir, hingga cara berlaku..

Kita, dan anak-anak sekarang tumbuh dengan banyak hal negatif tanpa kita sadari..
padahal yang negatif tersebut bisa diganti dengan yang positif tanpa menghilangkan maknanya...bahkan memperbaikinya..

Buat saya, calon orang tua dan para orang tua...yang sudah banyak mendapatkan hal-hal negatif semasa hidup hendaknya tidak menyalurkan hal yang sama kepada anak-anak kita. Mulailah mengubah cara kita berkomunikasi dengan perkataan-perkataan positif yang kelak tanpa disadari, sedikit demi sedikit, akan membentuk karakter anak yang lebih baik...

Hidup sudah berubah, maka jangan biarkan perubahan yang negatif mendominasi tumbuh kembang dan kehidupannya..

Jika bisa berkata positif kepada anak2, kenapa harus memilih kalimat negatif ...

Mari belajar, menjadi calon orang tua/orang tua yang lebih cerdas...mengumpulkan perbendaharaan kata2 positif..jika dulu kita banyak mendapatkan kata negatif, cukupkan dan hentikan hanya sampai kita saja..jangan sajikan hal yang sama pada anak-anak kita...

kata-kata negatif yang harusnya bisa diganti dengan kata-kata positif

jangan berkelahi ! = bermain bersama yuk sayang..

jangan dekat2 api ! = Menjauh dari api

jangan berlari = ayo, berjalan saja

jangan berebut = bagaimana, jika bergantian ?

jangan berteriak = ayo bicara dengan pelan

jangan dilempar = dipegang saja ya sayang..

jangan memukul teman = sayangi teman maka kita juga disayang

jangan diinjak = ayo lewat sini

kamu malas sekali = ayo semangat...

jangan coret2 = menulis di kertas saja

jangan naik = disini saja

jangan menangis = ayo tersenyum

jangan diambil = biarkan saja disitu

jangan ditumpahkan = bawa hati-hati ya..

jangan dekat-dekat = lihat dari sini saja ya..

jangan belok = ayo jalan lurus

jangan dibuang = dipegang saja ya sayang

jangan rewel = kenapa nak? adik minta apa?

jangan berebut = ayo bergantian yuk..

jangan terlambat = yang datang lebih awal lebih baik..


belajar...dan terus belajar..semoga bermanfaat :)

Kamis, 30 Mei 2013

Rekening Rumah Tangga # Keuangan Keluarga

Well..siang2 gini, mau nulis  sesuatu.... another controversial note..

I call this note controversial, because i wrote down and shared something that i never do before..

yups masalah yang berkaitan tentang rumah tangga...padahal diri sendiri belum berumah tangga..:D

hahaha, gimana ya...membicarakan hal-hal yang lebih valueable dan conceptable lebih menyenangkan dan menarik dari pada lebih banyak memikirkan tentang sosok yang akan kita nikahi nanti.. serta lebih asyik daripada menggalau tentang bayangan cinta dan romantisme belaka..

Beginilah, saya memang bukan berkarakter princess atau fairytale...hehehe

i believe that, merriage is Allah's Plan..tidak penting siapa orangnya..yang penting konsep yang kita miliki masing2 saat sudah memutuskan bersama..

okay, back to the main topic that i want wrote down here...

Perlukah rekening bersama untuk membayar keperluan rumah tangga? apa manfaatnya?

Manajemen keuangan keluarga sebaiknya dikelola bersama, bukan hanya oleh istri maupun suami.

Kata Janet Bodnar, deputy editor majalah kiplinger's personal finance. " saat membicarakan keuangan keluarga, dua kepala lebih baik dari pada satu"

menurutnya lagi, satu aturan dasar dalam manajemen keuangan keluarga adalah, adanya rekening istri, rekening suami, rekening bersama dan rekening tabungan/investasi. Mengapa?

dengan adanya rekening terpisah akan lebih mudah untuk melakukan kontrol dan evaluasi keuangan.

Rekening bersama merupakan cara yang mudah dan gampang untuk melakukan pembayaran bersama, seperti belanja bulanan, listrik, telepon,Pam,angsuran rumah, hingga biaya pendidikan anak.

sementara rekening tabungan/ investasi berlandaskan komitmen istri dan suami untuk menyisihkan sekian persen penghasilan untuk tujuan keuangan keluarga yang lain. Dana dalam rekening ini, sebaiknya tidak diutak-atik.

rekening masing-masing berguna untuk mengcover kebutuhan pribadi yang mungkin tidak ada hubungannya dengan pasangan dan keperluan rumah tangga..dana me time bagi para bunda..tanpa harus mengurangi atau membebankannya pada dana rumah tangga atau pasangan.

untuk mengisi rekening bersama tadi, sepakati berapa persen kontribusi masing2 antara suami dan istri..jika Istri juga bekerja dan ada penghasilan. Jika tidak..rekening bersama bersumber utama dari suami..hehehe

jangan lupa diisi dan dievaluasi setiap kali menerima gaji...

semoga bermanfaat..:D

*inspirasi, dari membuka2 dan membaca majalah lama..parenting edisi maret 2011..

Rabu, 29 Mei 2013

Duh....Sih Pengadu..!!!

Berkegiatan dirumah, lebih banyak menghabiskan waktu dengan Amanda (5 thn) dan Habibi (9thn)..ponakan2 lucu yang dari dulu diasuh sama keluarga kami, saat mama dan ayahnya bekerja.

Malamnya belajar bersama bareng krucil-krucil 7 tahun, Kiki, Rama, dan Rozy...

humm, anak-anak... tingkahnya sungguh tidak muda ditebak..lucu, menggemaskan, menjengkelkan, namun tetap menyenangkan. 

jadi ingin menulis tentang anak-anak..hehehe padahal juga belum punya anak..:)
sejak saya sudah tidak mengajar lagi hampir setahun ini..rasanya ada banyak yg hilang..apalagi, banyak ilmu yang saya dapat saat saya mengajar anak-anak dulu...

Pernah dengar anak kecil yang sebentar2 suka mengadu? humm begitu juga ni dengan Amanda

sedikit saja kakaknya melakukan kesalahan si kecil manda siap melontarkan kalimat-kalimat aduannya..

"mbak yi..mas bibi numpain air..!"

" aq bilangin mama loh ya..., pensil q diambil!"

" mbak..mas bibi gak mau tidur siang.."

atau " Bu..mas bibi buang wortelnya ditempat sampah.."

Ups, kok Amanda suka mengadu ya..kadang - kadang mengadukan hal2 yang tidak penting menurut saya..

Gimana cara mengatasi anak yang pengadu ya..?

Menurut pengalaman saya dulu waktu masih mengajar, dan membaca di majalah perenting, anak kerap mengadu karena ingin minta pertolongan kita untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Penyebabnya, anak kurang memiliki ketrampilan sosial dalam menghadapi teman. Misalnya,untuk melakukan negosiasi dll. mengadu digunakan sebagai isyarat untuk meminta bantuan. 

Bagi anak, mengadu sama halnya sperti mencurahkan isi hati. Jika kita selalu menanggapi, jangan heran jika ia akan selalu datang dan kembali dengan pengaduan yang lain. ..jadi bagaimana mengatasinya?

 1. Dengarkan pengaduannya sampai selesai, jadi pendengar yang baik agar anak merasa dihargai.

 2. Pancing dengan pertanyaan lain untuk mendapat potongan cerita yang utuh. Biasanya, semakin jelas pertanyaan pancingan, anak mulai goyah dan cerita sebenarnya terkuak..

 3. Dorong anak untuk menyelesaikan sendiri masalahnya..

Hal ini coba saya terapkan  ke Amanda. Saat di mengadu ," mbak, kakak merebut selimutku" saya ajari dia bicara " bilang ke kakak..maa, kakak ini selimut ku. Kalau kakak mau pinjam bilang dulu"

atau saat dia bilang "Mbak ..mas bibi mainan korek api!" "

yang bisa saya lakukan , menanggapinya dengan " terimakasih karena sudah memberi tahu mbak yuli.., ayo bilang langsung ke mas habibi kalo itu berbahaya"

menurut parenting...dengan tidak menunjukkan sikap selalu membantu dalam setiap masalah. Kita mengajari anak untuk menyelesaikan masalah sendiri..lama-lama dia akan berfikir," ah, aq tak perlu mengadu, karena ternyata aq bisa menyelesaikan masalah sendiri."

semoga bisa diterapkan untuk anak sendiri kelak..dan bunda-bunda yang sudah punya anak serta sudah mengalami hal ini :D





Senin, 20 Mei 2013

Komunikasi, Softskill yang Harus Dimiliki Semua Profesi


Salam hangat..:D

lagi-lagi saya mau nulis tentang pengalaman saya mengisi dan berbagi ilmu..
beberapa kali, diamanahi menyampaikan tentang kepribadian, terutama yang berhubungan dengan softskill..

awalnya selalu merasa berat kalo diminta berbicara, mengisi talkshow, atau sekedar berbagi dalam forum diskusi yang membahas tentang softskill, merasa masih belum mampu..merasa diri pribadi belum cukup menggambarkan sifat dan sikap yang harus saya sampaikan.. walau begitu, alhamdulillah..berkat Allahlah, saya memiliki kemampuan lebih dalam mengolah kata didepan umum..mungkin karena itulah saya diamanahi untuk bicara..yang sebenarnya ilmunya pun saya dapat dari proses belajar dari orang lain..buka murni dari saya pribadi...:D menyadari bahwa si fakir ilmu ini, tidak memiliki apapun untuk disombongkan, apalagi ilmu..

“dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (al-Israa’: 85)
“Siapa yangmenyangka dirinya telah mengetahui, berarti ia masih jahil.” Rasulullah saw 


Namun begitu, jika itu hal baik..ijinkan saya sampaikan walau hanya sedikit..

well, berbicara tentang softskill, aslinya sudah banyak ahli yang membahas dan mendukung bahwa softskill menjadi faktor dominan dalam menentukan kesuksesan seseorang apapun bentuk profesinya. Sebuah penelitian menyebutkan, 

85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan

Sayangnya, banyak loh..orang yang masih bermasalah dengan hal ini. Rela mengeluarkan dana lebih untuk menjalani sekolah kepribadian. .artinya walau terlihat sepele, masih banyak dari kita yang ternyata gagal dalam menjalin hubungan yang baik dengan sekitar. Lots of  people are killing each other with bad communication..hemmm

Terkait komunikasi dan membina hubungan, sebenarnya dapat saya rangkum dalam empat kemampuan besar yang harus dimiliki (berdasarkan beberapa buku yang saya baca dan pengalaman pribadi). Yang kesemuanya..saya yakin bisa diupgrade..:D

1. Kemampuan Konsep..

loh, buat bicara aja perlu dikonsep toh ? yuppii..perlu banget. Misalnya pemilihan ide dan topik yang harus      kita sampaikan, serta pemilihan kata yang tepat. Jangan sampai kita mati gaya karena tidak punya banyak pengetahuan tentang suatu hal. Pernah saya harus banyak mencari tahu tentang korea (walaupun saya tidak suka) hanya untuk bisa dekat dengan salah satu adek mentoring yang sukaaaaaaa bangeeet sama korea. Alhamdulillah usaha saya tidak sia-sia..dari sanalah saya bisa memulai sebuah komunikasi. Jadi lebih akrab dan diterima. .sekarang adek tersebut sudah berjilbab loh..:D. 
Perlu juga banyak menambah kosa kata yang baik, dengan cara membaca buku,,hindari mengeluarkan kata-kata yang mungkin bisa menyakiti hati lawan bicara. Jika memang bisa cari kata ganti yang lebih baik..akan lebih menyenangkan didengar tanpa harus menghapus makna yang ingin kita sampaikan..seseorang lebih mudah merespon kata positif dibanding dengan kata-kata negatif.

2. Kemampuan Interaksi.

Kemampuan ini lebih ke gaya bahasa dan mimik wajah. Banyak-banyak tersenyum. Senyum terbukti mampu  membawa suasana positif saat berkomunikasi. Sayang kan punya wajah cantik, tapi terkenal dengan sebutan miss jutek :D. Gerakan tubuh seperti mengangguk-angguk saat mendengarkan lawan bicara juga sangat penting. Sebab, hal tersebut menunjukkan bahwa lawan bicara kita merasa didengar sepenuhnya dan merasa didukung. Sehingga kita berhasil membuatnya nyaman berada didekat kita.
Sesibuk apapun, hindari melakukan pekerjaan lain pada saat lawan bicara sedang berbicara. Misalnya smsan, mata memperhatikan hal lain, dsb. Jika memang terpaksa, meminta ijin terlebih dahulu lebih sangat dianjurkan. Dengan begitu lawan bicara merasa lebih dihargai..

3. Kemampuan Mengingat

Hummm, ini kemampuan yang saya paling lemah didalamnya. Saya sangat begitu susah mengingat nama orang :(, saya sering berjam-jam bicara, berminggu-minggu berinteraksi, tapi saya tidak benar-benar tahu siapa nama lawan bicara saya tersebut. Saya hanya mampu mengingat wajahnya..menyedihkan bukan??
kenapa kemampuan mengingat penting? sebab, akan sangat menyebalkan bagi lawan bicara jika ternyata kita tidak keep attention pada apa yang dia sampaikan..misalnya, saat dia tengah asyik bicara kita menyela dengan pertanyaan " maaf, cerita apa tadi?" atau, "cerita yang mana ya, aku lupa". hummm..pasti menyebalkan :D

4. Kemampuan Psikologis..

Yang satu ini lebih ke- bagaimana kita mampu berfikir positif kepada lawan bicara. Dengan berfikir positif, kita juga akan memperlakukan semua orang dengan sifat yang positif pula. Menggeser cara pandang, bahwa setiap orang berhak mendapatkan perlakukan yang baik dari kita, siapapun itu, minimal dari cara kita berinteraksi dan berbincang dengannya. Dengan begitu semua orang merasa nyaman, dan kita bisa diterima disemua kalangan. Untuk yang satu ini, kita hanya perlu ingat..bahwa terkadang orang yang kita anggap buruk belum tentu kita lebih baik darinya...coba untuk lebih menahan diri,bersikap tenang, tidak sarkastik dalam berucap. Berusaha lebih banyak mendengarkan dari pada menyela. Dengan begitu akan banyak orang yang begitu nyaman berada di dekat kita :D

semoga bermanfaat :D

semoga dengan ini kita menjadi pribadi-pribadi penuh cinta dimanapun berada..sebagai apapun nantinya..
yang mana jika kita tidak ada justru dicari..
bukan sebaliknya,ada atau tidak adanya kita tidak berpengaruh apa-apa,,
atau justru malah ketiadaan kita menjadi kesyukuran bagi orang-orang disekitar kita..nauzzubillah..



Saat berkesempatan berbagi ilmu tentang softskill, strategi komunikasi dengan temen2 di FK Unair


diantara banyak peserta mahasiswa, ada bapak2 berusia 47 tahun, yang semangat belajarnya tak kalah dengan mereka yang mahasiswa



Kamis, 16 Mei 2013

PDA oh PDA, Hukum Bermesraan di Depan Umum

PDA, familiar with this one?

Public Display of Affection.

Yups, Fenomena pasangan (suami istri loh ya..saya tidak menghitung yang belum halal disini, karena hukumnya sudah jelas..hehe)  yang  mengumbar kemesraan didepan umum. lebih dari sekedar pasang foto tentunya, tapi sayang-sayangan, mesra-mesraan, entah didunia nyata atau didunia maya..

Seperti, Sayang sudah makan ..?? “Sayang anak² sudah bangun …??” .. atau “Sayang aku merindukanmu” , sayang cepet pulang ya..dll

Saat musim-musim nikah seperti ini, Timeline FB dan twitter full dengan kegiatan PDA...Huffth --"

entah kenapa, saya sedikit tidak nyaman dengan kegiatan PDA semacam itu, bukannya iri, apalagi jealous
karena saya yakin setiap orang punya kebahagiaannya sendiri-sendiri. Hanya saja, saya rasa kata-kata manis, sayang-sayangan, atau apalah bentuknya...merupakan ranah privat dari masing-masing pasangan..yang seharusnya bisa diutarakan lebih privat..tanpa harus dipublish di twitter atau facebook, bukankah sudah ada sms, inbox, dll.

Mungkin saya tidak nyaman dengan PDA disebabkan background karakter saya yang memang berbeda memandang hal tersebut, akhirnya memberikan sebuah penilaian dari kacamata pribadi. terdengar sedikit tidak fair ya..hehehe.

untuk itu saya mencoba melihat hal ini dari kacamata terbaik, bukan kacamata saya, tapi kacamata Islam.

saya mencoba mencari-cari literatur tentang hal ini, bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam suami istri yang  bermesraan di dunia maya (depan umum). buat pelajaran saya juga :D

dari mengumpulkan ilmu-ilmu yang berserak, ..saya menemukan satu kajian ustad tentang hal ini. 

Beliau menyampaikan, pada dasarnya apa yang dimaksud bermesraan disini  harus diberikan batasannya, apakah sampai dengan batas yang dilarang hingga seperti menceritakan hubungan suami istri atau menceritakan ciuman dll atau sekedar sewajarnya seperti saling menyapa dll. Bisa jadi orang lain menganggap biasa bisa jadi menganggap mesra … maka perlu diperinci perbuatan yang dimaksud bermesraan disini, bagi orang fasiq berciuman di tempat umum bagi mereka biasa dan mungkin kemesraan bagi yang biasa melakukannya, bagi kita mungkin sesuatu hal yang tidak etis dan menganggap tidak punya rasa malu.
Kemudian beliau juga menganjurkan jika suami istri sebaiknya tidak menulis hal² yang dirasa pribadi yang bisa dibaca oleh semua orang atau kalangan, skrg kan sudah ada sms … atau inbox … dan hendaknya lebih baik seperti itu . 
Apakah hal tersebut diatas termasuk dalam bermesraan di tempat umum ? beliau kembali kepada bermesraan yang bagaimana yang dimaksud ..?? jika hanya berpegangan tangan , atau canda suami istri yang wajar maka Insya ALLOH tidak mengapa. Selama tidak berlebihan seperti Suami istri berciuman di tempat umum, atau jika kasus di FB mungkin seperti chatting yang berbau mengarah kepada porno atau sejenisnya, atau saling menyapa dengan menceritakan aurat istri atau suaminya seperti

“Sayang baumu tadi pagi harum sekali …
jadi pengen cepat pulang … ” :D dan sejenisnya … 
adapun seperti hal ini beliau menganjurkan seperti poin diatas tadi .. lebih baik diketahui suami istri.
Kemudian, jika ada yang melihat kata² mesra antar suami istri di FB kemudian membuat iri bagi yang belum menikah apakah termasuk dzhalim ? Belia menyampaikan sesungguhnya kemungkinan yang iri adalah orang yang belum mampu menikah atau belum bisa menikah, tetapi mungkin hal tersebut bisa juga menjadikan orang lain untuk segera menikah demi menjaga diri dan kemaluannya.
Apakah orang yang menulis di FB yang dimaksud tadi ( dianggap bermesraan antar wall suami istri) dianggap seperti syaitahn laki² dan perempuan yang berhubungan di jalan dan dilihat orang lain seperti yang disabdakan Rasulullah ..? 
Beliau menjelaskan, jika tidak sampai menceritakan hubungan suami istri yang detail seperti bagaimana mereka berciuman, jima’ dll Insya ALLOH tidak sampai dihukumi seperti itu, karena yang dimaksud dalam hadits itu adalah menceritakan hubungan jima’ suami atau istri setelah mereka berhubungan kepada orang lain, dan disisi lain Imam An Nawai dan Imam Asy Syaukani juga menjelaskan tentang hal itu … 
Kemudian apakah bermesraan yang dimaksud jika seperti Rasulullah memuliakan istri² beliau seperti hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik (amula beliau) tentang Rasulullah berjalan menuntun Shofiyyah dan memakaikan Mantel kulit serta menaikkan Shofiyyah ke unta dengan berdiri di paha Rasulullah .. maka hal ini adalah termasuk memuliakan istri … :) dan dianjurkan Insya ALLOH … (dan lihatlah hal ini dilakukan di tempat umum) … :)
Kesimpulannya :
1. Bagi suami istri hendaknya saling menjaga hubungan mereka dengan sewajarnya di tempat umum, dan jika ada keperluan yang bersifat pribadi hendaknya tidak terbuka dan dibaca oleh orang lain, bisa lewat sms atau inbox.  

2. Adapun masalah jika ada yang iri melihat yang seperti itu, hendaknya beristighfar kepada ALLOH dan mohon diberikan jalan dan kemudahan untuk segera menikah bagi yang belum menikah, karena iri hanya diperkenankan berkisar pada 2 hal , pada orang yang berilmu yang digunakan ilmunya untuk diajarkan kepada orang lain di jalan ALLOH, serta pada orang yang mempunyai harta yang digunakan di jalan ALLOH. Dan hendaknya lebih bersemangat untuk menjaga diri dan ikhtiar untuk segera menikah dengan niat menjaga diri dan kemaluan karena ALLOH jika melihat hal seperti itu. ( baiklah, kencengin ikat kepala, semangat..hahah :D )

3. Bab bermesraan di tempat umum , dan termasuk menulis wall dengan kata² mesra antar suami istri, perlu ada perincian apakah termasuk seperti perbuatan syaithan² laki² dan perempuan yang disabdakan Rasulullah atau bukan. Tidak langsung menghukumi sama.


4. Hendaknya tidak bermudah²an berfatwa sesuatu hukum sebelum diperinci terlebih dahulu sehingga terjebak dalam menghukumi sesuatu yang sama yang pada hakekatnya belum tentu sama ..

Dan semoga tulisan ini bermanfa’at dan jika ada kata² yang salah  mohon maaf jika merupakan kebenaran maka kebenaran itu datangnya dari ALLOH, jika ada kesalahan minta ma’af dan kesalahan itu datangnya dari diri pribadi dan syaithon …
Allohu’alam bi showab.
akan tetapi ada asatidz yang lain yang berbeda pendapat dengan al ustadz Fuad Baraba’.
Beliau adalah al ustadz M. Noor Yasin. Beliau menjelaskan bahwa bermesraan di depan umum bisa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sifat-i seperti syaithan wanita dan syaithan laki2 yang sdg berhubungan di pinggir jalan dan dilihat orang2. (HR. Ahmad, VI/456-457)


Allhamdulillah, setelah membaca ini sedikit lebih lega, semoga dengan melihat itu orang -orang jomblo kayak saya bisa diijinkan oleh Allah menyusul yang sudah menikah :D dan tetap menahan diri untuk tidak mempublish hal-hal yang kurang ahsan dipublish..takut salah niat..:D

dan yang sudah merasakan, semoga selalu bahagia..tidak hanya didunia maya, tapi juga didunia nyata..:D

sumber kajian : http://fitrahfitri.wordpress.com

sekali lagi, semoga bermanfaat..



Jumat, 29 Maret 2013

Financial Planning Pra dan Pasca Menikah

Finance Must Be Practical, kata mbak Ligwina Hananto, Independent Financial Planner di QM Financial. (suka sekali sama bukunya "Untuk Indonesia yang kuat : Seratus langkah untuk tidak miskin" dan teorinya tentang kelas menengah)

Sebagai Seorang lulusan keuangan, dan yang menyukai keuangan. Perlu rasanya, membahas hal ini secara lebih dalam. Mengingat sudah banyak sekali edukasi dari para konsultan keuangan independent tentang perencanaan keuangan. Sebab pada kenyataannya tidak banyak yang "well educated" tentang hal ini.

Menurut pengalaman saya, banyak yang berfikir "Financial Planning" menjadi sangat perlu untuk dipelajari jika saat dikondisi sudah mw menikah atau sudah menikah saja. Sebab, banyak dari teman-teman, yang tiba2 antusias menghubungi saya, mengajak diskusi, meminta saran, dan mencari tahu tentang banyak hal mengenai keuangan setelah mereka menikah atau beberapa bulan menuju hari H menikah.
Is it to late ? tidak juga, lebih baik sadar untuk segera memulai daripada tidak sama sekali. 

Namun, tahu lebih awal akan membuat kita lebih baik dalam mempersiapkan. Lalu apa hubungannya dengan menikah? 

Dalam Bukunya "Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim" Ustad Salim A fillah menjelaskan bahwa ada parameter persiapan dan kesiapan dalam pernikahan. Kali ini tetap berhubungan dengan financial planner. Perlu rasanya setiap dari kita yang ingin menikah (tidak harus yang sudah dekat hari H atau yang sudah punya calon) memikirkan dan mempraktekkan perencanaan keuangan sejak dini. Mengapa perlu? terutama untuk orang - orang seperti saya yang masih single dan belum tahu akan menikah dengan siapa. Sebab saya tidak bisa menjamin apakah akan langsung mendapatkan suami yang sudah mapan, secara financial terjamin, sudah punya aset seperti rumah, kendaraan, dan lain sebagainya. Bagaimana jika, ternyata secara financial calon suami kita jauh dari keadaan yang sudah disebutkan diatas. 

Memang, secara kodrat perempuan itu ditanggung dan laki-laki yang menanggung, termasuk urusan financial. Tapi perlu diingat bahwa setiap dari Istri dan suami adalah seorang financial planner dalam rumah tangga. Menjadi sangat perlu jika masing-masing dari mereka sebelum bertemu dan akhirnya menikah sudah punya pemahaman tentang pengelolaan keuangan. Lebih bagus lagi jika sudah memiliki produk investasi atau tabungan yang dimiliki. 

Berdasarkan pengalaman pribadi, dan banyak literatur yang saya baca, financial pra nikah bisa dimulai dari diri sendiri. Menabung Emas misalnya, menyisihkan setiap pendapatan untuk membeli reksadana, atau memiliki deposito atau tabungan yang bisa dimulai walau dengan posisi keuangan yang belum terlalu besar. (Investasi-investasi tersebut bisa dimulai dengan uang kurang dari 5-10 juta). Hal-hal nyata lain yang bisa dilakukan misalnya :

1. Mulai terbiasa melakukan pencatatan uang keluar masuk setiap bulan dalam buku arus kas (jika tidak terbiasa dengan akutansi, tak perlu repot membuat, sudah banyak buku kas sederhana dijual ditoko2 buku).

2. Membuat daftar antara kebutuhan atau keinginan. Godaan terbesar saat masih bujang adalah, membeli barang2 untuk pemenuhan diri sendiri. Misal, gonta-ganti gadget padahal dengan satu gadget kebutuhan sudah terpenuhi, Kalo buat perempuan mungkin tergoda dengan fashion dan terbiasa melakukan online shoping (hahaha, tunjuk diri sendiri). dll.

Nah aslinya banyak kebiasaan2 sebelum menikah yang bisa kita lakukan terkait mengelola keuangan. 

Untuk pengelolaan keuangan pasca menikah akan jauh lebih mudah jika suami dan Istri sudah membawa kebiasaan bagus mereka tersebut dalam mengelola keuangan. Suami dan Istri bisa langsung mencatat posisi keuangan mereka masing-masing, dan menggabungkannya. Setelah itu tinggal menentukan tujuan2 yang ingin dicapai, misal KPR untuk rumah impian, dana melahirkan anak pertama, dana pendidikan, subsidi ke orang tua, dana zakat dan shadaqah, dana darurat, atau dana-dana yang lain. Memulai melakukan investasi lagi dengan posisi sudah bersama ^^.

well, keuangan itu bisa dipraktekkan kapan pun asal sudah ada sumber pendapatan, tidak harus menunggu sudah menikah dulu baru mempraktekkan dan memikirkan tentang pengelolaaan keuangan. seperti kata Aa Gym mulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil dan mulai saat ini. 

semoga bermanfaat ;D


Rabu, 02 Januari 2013

Mahasiswa Berprestasi Part 2


Salam hangat dan semangat…:D
Maha besar Allah yang tidak pernah sedikitpun mengurangi nikmat dan kasih sayangnya…
Alhamdulillah, senang rasanya bisa berbagi lagi dengan teman – teman yang selalu semangat berprestasi ;D
Dalam notes sebelumnya saya sudah membahas panjang lebar tentang persiapan fisik untuk menjadi mahasiswa berprestasi. Kali ini saya akan mencoba mengulas tentang persiapan non fisik yang sudah pernah saya singgung  juga sebelumnya. Setelah teman – teman sudah sukses mempersiapkan ke 13 poin yang sudah saya sebutkan diawal..its means congratulation..;D sebab saya pastikan  teman – teman akan lolos dari tahap administrasi dan memasuki tahap pemilihan mahasiswa berprestasi.  Tahap ini biasanya di laksanakan selama satu hari di fakultas masing – masing. Karena seleksi awal mahasiswa berprestasi dilakukan di tingkat fakultas terlebih dahulu. So apa yang harus teman – teman siapkan selama satu hari ini….lets we break down one by one. .
Dalam satu hari ini, teman – teman akan lebih banyak di uji tentang aspek persiapan non fisik dari ke 13 poin yang sudah teman – teman persiapkan dalam tahap administrasi.

*saya selipkan foto waktu presentasi mawapres tingkat universitas, alhamdulillah runner up :)
  1. Yang pertama adalah test interview, teman – teman akan dihadapkan pada satu juri yang akan menanyakan segala hal tentang kehidupan teman – teman. Termasuk semua informasi yang sudah teman –teman tulis dalam form mahasiswa berprestasi.  Mulai dari prestasi, rencana kedepan, passion, keluarga, bahkan sampai kepada apakah kita sudah punya pacar atau belum? :D..pertanyaannya bisa apa saja..Just be ur self ( jadi ingat motto jaman SD..hehehe) tidak perlu berbohong untuk membuat juri terkesan.
  2. Test kepribadian. Tidak berbeda dengan test interview, dalam test kepribadian ini akan ada satu juri kepribadian yang akan memberikan banyak pertanyaan kepada teman-temen. .mulai dari masalah keluarga, kesulitan yang pernah di alami dalam hidup, dll..dalam test kepribadian berusahalah menjawab semua pertanyaan dengan wajar. Sebab saat kita mengarang jawaban atau mengarang cerita justru akan memberikan kesan yang tidak baik. Kalaupun ada cerita sedih yang harus diceritakan, cukuplah bercerita dengar wajar..tidak perlu didramatisir…juri mencari kepribadian yang independen, tegar, serta cerdas secara sosial..atau kalau dalam bahasa saya, saya sebut sebagai mereka yang beraklaq baik. Test ini tidak bisa di persiapkan hanya dalam semalam. Butuh waktu yang cukup lama untuk menjadi pribadi dengan kepribadian yang luar biasa. Jika kita merasa belum punya kepribadian yang di maksud, segera berusaha melatih diri. Pilih lingkungan dengan teman- teman yang akan membaikkan kita juga…;D
  3. Presentasi karya tulis. First think first yang harus teman – teman siapkan adalah power point yang baik. Ingatlah teori dasar bahwa semua orang menyukai surprise , sebagian besar orang akan mudah mengingat suatu hal yang berbeda, unik, dan lain dari bisanya. Berangkat dari hal tersebut maka buatlah presentasi yang tidak biasa, perhatikan animation, pemilihan warna, dan tampilan huruf pada power point yang akan kita buat. Jika perlu buat opening presentasi yang “membahana” seperti diawali oleh video, membaca puisi, berpantun, atau yang lain. Hindari menampilkan terlalu banyak tulisan. Gunakan lebih banyak bahasa gambar. Sebab power point hanya alat bantu, penilaian jauh lebih besar dari apa yang teman - teman sampaikan kepada juri. Usahakan mengingat materi diluar kepala. Minimalisir frekuensi melihat power point. Hindari dengan keras membacakan kepada juri apa yang sudah anda tulis di power point. Bahasa tubuh, intonasi suara, dan tatapan mata akan menjadi poin besar dalam penampilan teman – teman saat berpresentasi. Usahakan pula berpenampilan yang rapi dan sesuai. .:D
  4. Test kemampuan bahasa inggris. Dalam test ini biasanya ada banyak jenis test yang mungkin saja di lakukan. Misalnya teman – teman harus mengambil kertas undian yang sudah dipersiapkan dewan juri secara acak. Di dalam kertas tersebut terdapat tema, permasalahan, atau pertanyaan. Selanjutnya teman- teman akan diberi waktu selama 3 menit untuk menjawab pertanyaan atau memaparkan tema tersebut dalam bahasa inggris. Bentuk test yang lain bisa berupa pertanyaan dalam bahasa inggris seputar  karya tulis yang telah kita presentasikan .
  5. Selamat mencoba, dan selalu berdoa. . .:D sebab ada Maha pemberi pertolongan, Dia Maha pembuat yang tidak mungkin menjadi mungkin, the invisible hand..yang akan senantiasa membantu kita saat kita juga selalu berdoa dan senantiasa PeDeKaTe kepadaNya. 

Selasa, 01 Januari 2013

Mahasiswa Berprestasi



Setelah sekian lama tidak menulis, akhirnya saya beranikan diri menulis lagi. .lebih tepatnya ada waktu lagi untuk menulis..:)
Kali ini saya ingin berbagi topik yang sudah biasa saya bahas sebenarnya. Berangkat dari seringnya saya diminta menjadi pembicara dibanyak workshop, kajian,school of mawapres atau bahkan hanya sekedar sharing-sharing tentang mahasiswa berprestasi. saya sudah cukup lama merencanakan untuk berbagi pengalaman tentang mahasiswa berprestasi. Akhirnya kesampaian juga sekarang. Saat saya sudah tidak lagi menjadi mahasiswa. Dini hari. Waktu saya sulit tidur setelah tahajud.,:)

Banyak mahasiswa, hampir semua peserta dalam forum kajian atau school of mawapres yang saya hadiri, dimanapun, selalu mengacungkan tangan tinggi-tinggi setiap saya bertanya "siapakah disini yang ingin menjadi mawapres ?" .Namun banyak juga diantara mereka yang ternyata tidak yakin, hanya sekedar ingin atau bahkan akhirnya tidak menjadi mahasiswa berprestasi seperti yang mereka harapkan. kebanyakan yang saya tahu, hal itu disebabkan karena dua hal . Yaitu kurangnya effort dan kurang pede atau gagal mendaftar karena tidak tahu apa saja yang harus dipersiapkan.

Saya masih ingat, dulu, pertama kali saya mendengar mahasiswa berprestasi saat saya masih semester 1. Masa - masa 3 bulan menjadi mahasiswa baru. Mahasiswa berprestasi selalu santer diperdengarkan diwaktu seperti ini. PPKMB atau disetiap acara welpar organisasi yang saya ikuti.  Sejak saat itu pula, seperti mahasiswa yang lain, saya juga berkeinginan menjadi mahasiswa berprestasi. “Mahasiswa berprestasi is my new plan in my life.” itulah kalimat yang pertama kali keluar dari mulut saya ketika ada kakak angkatan yang mempresentasikan tentang mahasiswa berprestasi. Sepertinya tidak jauh berbeda dengan mereka yang mengacungkan tangan disaat saya yang mempresentasikannya. 

Jika untuk konteks sekarang ,apa yang membedakan saya dengan sebagian dari  mereka?. Saya pada tahun 2011 berhasil meraih apa yang saya sebut sebagai “my new plan” pada saat saya MABA. Yups, Mahasiswa berprestasi  Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR 2011, serta Runner up Mahasiswa berprestasi  tingkat Universitas 2011. Sama sekali saya tidak berniat sombong atau pamer. Karena sesungguhnya kesombongan hanya boleh dimiliki oleh Allah SWT semata. Ini hanya sebuah bukti bahwa  ternyata istilah “no free lunch, man!"berlaku dalam cerita saya kali ini. Tidak ada yang jatuh dari langit secara tiba-tiba dan cuma-cuma.
Lalu apa yang harus kita bayar dan siapkan untuk mendapatkan gelar mahasiswa berprestasi?. Menjawab pertanyaan tersebut, dapat saya simpulkan paling tidak kita harus mempersiapkan dua hal, yaitu persiapan fisik dan non fisik.
Pertama mari kita bahas tentang persiapan fisik. Persiapan fisik yang saya maksud disini adalah syarat administrasi. Syarat administrasi menjadi sangat penting karena ternyata kita tidak dapat mempersiapkannya secara instan. Dan membutuhkan waktu cukup lama jika kita memang benar-benar ingin mempersiapkan yang terbaik. Awalnya, untuk mengikuti ajang mahasiswa berprestasi kita harus mengisi form yang sudah mengikuti standart dari DIKTI. Poin dalam form ini cukup banyak, diantaranya :
  1. Data pribadi singkat, seperti  nama, alamat, agama, email, dll. Yang satu ini akan sangat mudah untuk kita isi.
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Aspek akademik ini menjadi poin pertama yang harus kita perhatikan. Biasanya untuk standar mahasiswa berprestasi IPK minimal adalah 3,00. Bahkan ada juga yang menaikkan standar menjadi IPK minimal 3,25. Semakin bagus nilai IPK kita, semakin besar poin yang akan kita miliki dari bidang akademik. Kalo teman-teman sekarang posisinya masih MABA. Usahakan tahun pertama teman –teman punya IPK bagus. Karena tahun ini akan masih mudah untuk mendapatkan IPK bagus. Terutama semester 1, targetkan mendapat IPK 4,00. Mustahil? Saya bilang tidak. Karena saya juga pernah mendapatkannya. Alhamdulillah….:)
  3. Pengalaman organisasi.  Baik internal kampus maupun eksternal kampus. Mengapa pengalaman organisasi penting? Karena poin ini dapat menunjukan sejauh mana kita aktif menjadi mahasiswa. Cukup mustahil jika selama kuliah kerjaan kita hanya berangkat kuliah, baca komik, nongkrong, seharian nonton drama dan boys or girls band korea, tapi kita ingin jadi mahasiswa berprestasi.  Semakin banyak organisasi yang kita ikuti, baik internal maupun eksternal kampus, akan memberikan kita poin lebih.
  4. Pengalaman Kepanitiaan intra kampus maupun ekstra kampus.  Poin ini sangat erat hubungannya dengan poin pengalaman organisasi. Karena banyaknya kepanitiaan yang diikuti biasanya didapatkan dari organisasi yang diikuti. Jika kita menghabiskan waktu di BEM misalnya baik fakultas atau universitas, kita akan disibukkan dengan berbagai program kerja, yang menuntut kita jadi panitia diberbagai acara. Yang perlu diingat disini, semua tanda bukti seperti sertifikat, ID card panitia,atau apapun itu yang membuktikan kita pernah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut JANGAN PERNAH HILANG ATAU DIBUANG, simpanlah dengan rapi. Sebab juri tidak akan memberikan poin pada prestasi, organisasi, kepanitian, dan lainnya jika tidak memiliki bukti. Jika memang sudah terlanjur hilang atau memang tidak ada, segera minta surat keterangan kepada organisasi yang bersangkutan bahwa teman-teman pernah aktif berpartisipasi dalam kegiatan mereka.
  5. Penghargaan kegiatan Ilmiah. Sudahkah selama menjadi mahasiswa pernah ikut lomba karya tulis ilmiah? Atau menulis PKM? Olimpiade mungkin? Jika jawabannya belum pernah, maka saya yakin dalam poin ini teman-teman pasti akan bingung mengisi apa. Ada yang berfikir susah? Lagi –lagi saya jawab tidak (lain kali saya akan menulis tentang ini..ditunggu ya). Kenapa saya jawab tidak. Jika saat ini teman-teman masih MABA maka anda beruntung karena masih banyak waktu untuk belajar. Jika sudah di posisi semester 3 ,4,atau 5, teman –teman juga masih beruntung jika dibanding mereka yang ditahun terakhir. Kenapa? Karena tetap masih ada waktu untuk memulai. Saya rasa tidak susah, minta bantuan dosen, teman yang berpengalaman, atau organisasi keilmuan di fakultas/universitas anda. Kalo di FEB UNAIR ada teman-teman AcSES yang siap membantu. Hehehe publikasi 
  6. penelitian intra dan ekstra kampus. Jujur saja untuk poin ini waktu itu saya kosongi, karena memang saya tidak pernah ikut kegiatan penelitian sebelumnya. Jika teman –teman adalah mahasiswa eksak dan bukan sosial seperti saya, mungkin akan banyak kesempatan penelitian yang bisa teman – teman ikuti. Banyak-banyaklah  dekat dengan dosen, biasanya mereka mempunyai banyak proyek penelitian dan membutuhkan mahasiswa untuk membantu mereka. Lumayan itung – itung jadi pengalaman, beruntung kalo ada feenya. Saat saya bilang teman-teman eksak, bukan berarti kesempatan ini tidak ada di teman –teman sosial. Ada juga koq, hanya mungkin tidak sebanyak teman-teman di eksak. So, jangan bosan mencari dan TEPE-TEPE dengan dosen..:)
  7. Penyaji makalah/moderator intra dan ekstra kampus. Ini dia poin yang mungkin tidak semua orang bisa, kenapa? Karena pertama temen-temen harus mempunyai bakat public speaking, seperti MC dan sejenisnya,biar sering diamanahi menjadi moderator. Jika merasa teman –teman dalah pribadi  instrovert yang bermasalah saat berbicara didepan umum don’t worry, semua bisa dilatih koq. Gak ada di dunia ini yang sulit jika kita mau belajar kan..just tanamkan niat dan willingness to do dalam diri kalian :)
  8. Peserta seminar dan pelatihan intra dan ekstra kampus.  Selama jadi mahasiswa yang gak pernah ikut pelatihan atau seminar? Saya bilang rugi berat..karena banyak sekali seminar dan pelatihan yang diadakan dikampus. Baik gratis maupun berbayar. Jika gratis jangan lewatkan. Jika berbayar tetap jangan lewatkan, karena akan cukup sebanding dengan ilmu yang kita dapat. 20 ribu hingga 50 ribu mungkin dengan mudah kita keluarkan untuk nonton, atau sampai ratusan ribu untuk lihat konser musik. Jadi cukup murah kan kalau kita mengeluarkan maksimal 30ribu untuk ikut seminar atau pelatihan. Sudah dapat ilmu kadang juga dapat souvenir dan konsumsi :). Semakin banyak seminar dan pelatihan yang ikuti, sudah pasti poin teman-teman akan unggul di sini.
  9. Pengabdian Masyarakat intra dan ekstra kampus. Poin yang satu ini kalo buat saya sifatnya wajib dan harus diisi. Jika ada yang mengisi poin ini dengan lebih dari 15 agenda pengabdian masyarakat, saya akan push up plus koprol, plus sit up sambil bilang wowwww..hahaha berasa langsung sehat. Menurut saya ini yang paling jadi problem mahasiswa sekarang. Gaya hidup yang hedon, apatis, serta kebiasaan yang Cuma study oriented membuat mahasiswa kurang mengenal lingkungan sekitarnya, bahkan tidak mau kenal masalah negaranya, lebih suka exchange ke luar negeri dari pada kepelosok daerah untuk mengabdi. Saya adalah pendukung terberat exchange keluar negeri, namun saya paling salut pada meraka yang mau mengabdi pada negaranya. Sudah saatnya para dokter mengembangkan kesehatan di pelosok desa, para lawyer membantu kasus – kasus sengketa lahan pedagang kaki lima, atau membantu mengenalkan pendidikan ke anak – anak jalanan. Ada banyak masalah dalam negeri ini yang belum terselesaikan, yang artinya ada banyak bentuk pengabdian masyarakat yang bisa kita lakukan. Tidak hanya Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang hanya sekali selama mahasiswa, dan hanya 1 bulan, itu pun lebih banyak kita tidur,jalan-jalan,foto –foto, main PS, main poker dan uno dibandingkan mengabdinya..hehehe.. hayo ngaku…:0
  10. Pengalaman Kerja. Kita bukannya masih mahasiswa?kenapa ada poin pengalaman kerja? Eiits..jangan salah, poin ini bisa menjadi bukti kemandirian kita loh..banyak teman-teman yang kuliah dengan beasiswa atau membiayai  kuliahnya dengan bekerja, ngelesi privat misalnya, bisnis, bahkan sampai jaga laundry. Kalau misalnya kita sudah berkecukupan bagaimana? Bukan jadi alasan juga kita cuma jago menghabiskan uang orang tua. Bekerja saat kuliah tidak hanya mendapatkan pengalaman yang membantu kita pasca lulus nanti, namun juga menunjukkan kalau kita jago mencari peluang,misalnya jadi asisten dosen, jadi guru TK, bisnis kecil-kecilan, bikin tulisan,tutorial berbayar, jadi asisten riset, dll (semua contoh pekerjaan diatas alhamdullillah sudah pernah saya jalani, walaupun saya dapat besiswa penuh selama 4 tahun include biaya hidup, biaya buku, dan biaya internet sampai tunjangan skrispsi ) jadi.. yang mau bilang gak bisa atau susah, pasti saya tidak akan mempercayai perkataan anda..hehehe
  11. Prestasi dibidang minat, bakat dan penalaran. Poin ini ada hubungannya dengan poin 5. Namanya juga mahasiswa berprestasi jadi sudah wajib hukumnya kalau teman – teman harus punya prestasi. Bisa apa saja koq, namanya juga minat dan bakat serta penalaran. Boleh tulis menulis, jadi duta anti narkoba, prestasi olahraga, nyanyi, dance atau nari, lomba cerpen dll.
  12. Kemampuan Bahasa Inggris. Hari gini gak bisa bahasa inggris? Saya bilang berarti anda belum siap jadi manusia dengan jaringan internasional. Semakin banyaknya jejaring sosial seperti Facebook, twitter, whats up dan teman – temannya menuntut kita untuk bisa berbahasa inggris. Baik lisan maupuan tulisan. Begitupun dengan mahasiswa berprestasi, harus dibuktikan dengan nilai TOEFL minimal 450, mungkin ada juga kriteria yang TOEFLnya minimal harus 500. So, jika merasa belum mencapai poin tersebut, segera belajar, latihan dan latihan. Jika teman-teman sudah mencobanya, maka kita dalam tahap yang sama..saya juga masih terus latihan dan latihan. semangat :)
  13. Satu Karya Tulis Ilmiah. Masih berhubungan dengan poin 5. Calon pendaftar mahasiswa berprestasi harus menyetorkan satu karya tulis, yang berisi solusi atau gagasan yang bermanfaat terkait bidang ilmu calon peserta. Karena saya dari ekonomi saya menulis tentang ekonomi syariah, atau gagasan apapun yang teman-temen miliki. Karya tulis ini formatnya sama dengan PKM GT, tidak lebih dari 15 halaman. Cukup singkat bukan…caranya cari tahu teknis penulisannya di buku panduan penulisan PKM. Jika teman – teman sudah terbisa menulis PKM terutama PKM GT gak perlu repot – repot bikin karya tulis baru. Cukup ambil salah satu dari karya teman – teman yang sudah pernah dibuat sebelumya dan daftarkan sebagai karya tulis untuk mahasiswa berprestasi. Sound easy kan :)

Untuk diingat : kalau dari 13 poin diatas teman – teman punya skala penghargaan atau forum tingkat internasional, pernah keluar negeri misalnya sudah pasti teman – teman akan mendapatkan poin berlipat. Jadi yang belum punya paspor, segera bikin. Kita tidak tahu kapan  kesempatan datang.
Foto bersama setelah pengumuman Mahasiswa berprestasi Fakultas Ekonomi 2011, alhamdulillah im as the first winner :)