Senin, 20 Mei 2013

Komunikasi, Softskill yang Harus Dimiliki Semua Profesi


Salam hangat..:D

lagi-lagi saya mau nulis tentang pengalaman saya mengisi dan berbagi ilmu..
beberapa kali, diamanahi menyampaikan tentang kepribadian, terutama yang berhubungan dengan softskill..

awalnya selalu merasa berat kalo diminta berbicara, mengisi talkshow, atau sekedar berbagi dalam forum diskusi yang membahas tentang softskill, merasa masih belum mampu..merasa diri pribadi belum cukup menggambarkan sifat dan sikap yang harus saya sampaikan.. walau begitu, alhamdulillah..berkat Allahlah, saya memiliki kemampuan lebih dalam mengolah kata didepan umum..mungkin karena itulah saya diamanahi untuk bicara..yang sebenarnya ilmunya pun saya dapat dari proses belajar dari orang lain..buka murni dari saya pribadi...:D menyadari bahwa si fakir ilmu ini, tidak memiliki apapun untuk disombongkan, apalagi ilmu..

“dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (al-Israa’: 85)
“Siapa yangmenyangka dirinya telah mengetahui, berarti ia masih jahil.” Rasulullah saw 


Namun begitu, jika itu hal baik..ijinkan saya sampaikan walau hanya sedikit..

well, berbicara tentang softskill, aslinya sudah banyak ahli yang membahas dan mendukung bahwa softskill menjadi faktor dominan dalam menentukan kesuksesan seseorang apapun bentuk profesinya. Sebuah penelitian menyebutkan, 

85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan

Sayangnya, banyak loh..orang yang masih bermasalah dengan hal ini. Rela mengeluarkan dana lebih untuk menjalani sekolah kepribadian. .artinya walau terlihat sepele, masih banyak dari kita yang ternyata gagal dalam menjalin hubungan yang baik dengan sekitar. Lots of  people are killing each other with bad communication..hemmm

Terkait komunikasi dan membina hubungan, sebenarnya dapat saya rangkum dalam empat kemampuan besar yang harus dimiliki (berdasarkan beberapa buku yang saya baca dan pengalaman pribadi). Yang kesemuanya..saya yakin bisa diupgrade..:D

1. Kemampuan Konsep..

loh, buat bicara aja perlu dikonsep toh ? yuppii..perlu banget. Misalnya pemilihan ide dan topik yang harus      kita sampaikan, serta pemilihan kata yang tepat. Jangan sampai kita mati gaya karena tidak punya banyak pengetahuan tentang suatu hal. Pernah saya harus banyak mencari tahu tentang korea (walaupun saya tidak suka) hanya untuk bisa dekat dengan salah satu adek mentoring yang sukaaaaaaa bangeeet sama korea. Alhamdulillah usaha saya tidak sia-sia..dari sanalah saya bisa memulai sebuah komunikasi. Jadi lebih akrab dan diterima. .sekarang adek tersebut sudah berjilbab loh..:D. 
Perlu juga banyak menambah kosa kata yang baik, dengan cara membaca buku,,hindari mengeluarkan kata-kata yang mungkin bisa menyakiti hati lawan bicara. Jika memang bisa cari kata ganti yang lebih baik..akan lebih menyenangkan didengar tanpa harus menghapus makna yang ingin kita sampaikan..seseorang lebih mudah merespon kata positif dibanding dengan kata-kata negatif.

2. Kemampuan Interaksi.

Kemampuan ini lebih ke gaya bahasa dan mimik wajah. Banyak-banyak tersenyum. Senyum terbukti mampu  membawa suasana positif saat berkomunikasi. Sayang kan punya wajah cantik, tapi terkenal dengan sebutan miss jutek :D. Gerakan tubuh seperti mengangguk-angguk saat mendengarkan lawan bicara juga sangat penting. Sebab, hal tersebut menunjukkan bahwa lawan bicara kita merasa didengar sepenuhnya dan merasa didukung. Sehingga kita berhasil membuatnya nyaman berada didekat kita.
Sesibuk apapun, hindari melakukan pekerjaan lain pada saat lawan bicara sedang berbicara. Misalnya smsan, mata memperhatikan hal lain, dsb. Jika memang terpaksa, meminta ijin terlebih dahulu lebih sangat dianjurkan. Dengan begitu lawan bicara merasa lebih dihargai..

3. Kemampuan Mengingat

Hummm, ini kemampuan yang saya paling lemah didalamnya. Saya sangat begitu susah mengingat nama orang :(, saya sering berjam-jam bicara, berminggu-minggu berinteraksi, tapi saya tidak benar-benar tahu siapa nama lawan bicara saya tersebut. Saya hanya mampu mengingat wajahnya..menyedihkan bukan??
kenapa kemampuan mengingat penting? sebab, akan sangat menyebalkan bagi lawan bicara jika ternyata kita tidak keep attention pada apa yang dia sampaikan..misalnya, saat dia tengah asyik bicara kita menyela dengan pertanyaan " maaf, cerita apa tadi?" atau, "cerita yang mana ya, aku lupa". hummm..pasti menyebalkan :D

4. Kemampuan Psikologis..

Yang satu ini lebih ke- bagaimana kita mampu berfikir positif kepada lawan bicara. Dengan berfikir positif, kita juga akan memperlakukan semua orang dengan sifat yang positif pula. Menggeser cara pandang, bahwa setiap orang berhak mendapatkan perlakukan yang baik dari kita, siapapun itu, minimal dari cara kita berinteraksi dan berbincang dengannya. Dengan begitu semua orang merasa nyaman, dan kita bisa diterima disemua kalangan. Untuk yang satu ini, kita hanya perlu ingat..bahwa terkadang orang yang kita anggap buruk belum tentu kita lebih baik darinya...coba untuk lebih menahan diri,bersikap tenang, tidak sarkastik dalam berucap. Berusaha lebih banyak mendengarkan dari pada menyela. Dengan begitu akan banyak orang yang begitu nyaman berada di dekat kita :D

semoga bermanfaat :D

semoga dengan ini kita menjadi pribadi-pribadi penuh cinta dimanapun berada..sebagai apapun nantinya..
yang mana jika kita tidak ada justru dicari..
bukan sebaliknya,ada atau tidak adanya kita tidak berpengaruh apa-apa,,
atau justru malah ketiadaan kita menjadi kesyukuran bagi orang-orang disekitar kita..nauzzubillah..



Saat berkesempatan berbagi ilmu tentang softskill, strategi komunikasi dengan temen2 di FK Unair


diantara banyak peserta mahasiswa, ada bapak2 berusia 47 tahun, yang semangat belajarnya tak kalah dengan mereka yang mahasiswa



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar